Kasifikasi ilmiah Palash / Flame of Forest (Butea monosperma)
Author: (Lam.) Taub.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Fabales |
| Famili: | Fabaceae |
| Subfamili: | Faboideae |
| Tribus: | Phaseoleae |
| Genus: | Butea |
| Spesies: | Butea monosperma |
Butea monosperma, atau yang sering dijuluki sebagai 'Flame of the Forest', adalah pohon yang tampilannya sangat memukau saat berbunga. Ketika musim kering tiba, pohon ini akan menggugurkan daunnya dan menggantinya dengan kelopak bunga berwarna oranye kemerahan yang sangat cerah, membuat seluruh pohon terlihat seperti sedang terbakar api di tengah hutan.
Selain kecantikan bunganya, tanaman ini punya banyak manfaat praktis bagi masyarakat lokal, mulai dari getahnya yang digunakan sebagai pewarna alami hingga bagian tanaman yang sering dipakai dalam pengobatan tradisional. Di beberapa tempat, bunganya bahkan dijadikan bahan pewarna alami untuk festival atau upacara keagamaan karena warnanya yang sangat ikonik dan tajam.
Advertisement