Kasifikasi ilmiah Nyamplung Seed (Calophyllum inophyllum)
Author: L.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Malpighiales |
| Famili: | Calophyllaceae |
| Subfamili: | Calophylloideae |
| Tribus: | Calophylleae |
| Genus: | Calophyllum |
| Spesies: | Calophyllum inophyllum |
Calophyllum inophyllum, atau yang lebih dikenal sebagai pohon Nyamplung, adalah tanaman pesisir yang tangguh dan memiliki banyak manfaat. Pohon ini tumbuh dengan percabangan yang rindang dan buah bulat berwarna hijau yang menyimpan biji kaya minyak, sering digunakan sebagai bahan baku biodiesel maupun obat tradisional untuk masalah kulit karena sifat penyembuhnya.
Selain manfaat medis dan energinya, pohon ini sangat andal dalam menahan abrasi pantai karena sistem perakarannya yang kuat. Tak heran jika ia sering menjadi andalan di kawasan pesisir tropis Indonesia, tidak hanya sebagai pelindung alami dari angin laut, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem yang menjaga kelestarian bibir pantai kita.
Advertisement