Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efektivitas Silymarin dalam Memperbaiki Fungsi Hati pada Pasien Penyakit Hati Berlemak Non-Alkoholik: Systematic Review dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review & Meta-Analisis
    Sampel:
    1.264 pasien NAFLD dari 8 uji klinis acak terkontrol
    Dosis/Durasi:
    70–420 mg silymarin per hari selama 8–24 minggu
    Temuan:
    Silymarin secara signifikan menurunkan kadar ALT dan AST serta memperbaiki derajat steatosis hati. Tidak dijumpai kejadian efek samping serius yang terkait dengan pemberian silymarin.
  2. Pengaruh Suplementasi Silymarin terhadap Kontrol Glikemik, Profil Lipid, dan Enzim Hati pada Dewasa

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    1.080 pasien dari 10 uji klinis acak terkontrol
    Dosis/Durasi:
    210–600 mg silymarin per hari selama 8–16 minggu
    Temuan:
    Silymarin menurunkan kadar glukosa darah puasa, HbA1c, kolesterol total, dan LDL, serta meningkatkan HDL. Efek ini bermakna pada durasi suplementasi ≥12 minggu.
  3. Efikasi dan Keamanan Silymarin pada Cedera Hati Akibat Obat

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    1.152 pasien cedera hati akibat obat dari 9 uji klinis acak terkontrol
    Dosis/Durasi:
    420–840 mg silymarin per hari selama 4–24 minggu
    Temuan:
    Silymarin mempercepat normalisasi ALT dan mengurangi risiko perkembangan cedera hati berat bila diberikan sebagai tambahan penghentian obat hepatotoksik. Kejadian efek samping dilaporkan ringan dan setara dengan plasebo.
  4. Efek Silymarin terhadap Parameter Antropometri dan Metabolik pada Pasien NAFLD

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review & Meta-Analisis
    Sampel:
    1.012 pasien NAFLD dari 12 uji klinis acak terkontrol
    Dosis/Durasi:
    280–700 mg silymarin per hari selama 8–24 minggu
    Temuan:
    Silymarin memperbaiki HOMA-IR serta menurunkan kadar TNF-α, hs-CRP, dan feritin serum. Tidak terdapat perubahan signifikan pada berat badan atau lingkar pinggang.
  5. Silymarin untuk Sirosis Hati: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review & Meta-Analisis
    Sampel:
    674 pasien sirosis hati dari 6 uji klinis acak terkontrol
    Dosis/Durasi:
    420–840 mg silymarin per hari selama 6–24 bulan
    Temuan:
    Silymarin secara signifikan menurunkan kadar transaminase dan skor Child-Pugh pada pasien sirosis hati. Namun, tidak terbukti menurunkan mortalitas atau kejadian dekompensasi secara bermakna.
  6. Silymarin pada Hepatitis C Kronis: Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    742 pasien hepatitis C kronis dari 8 studi (7 RCT dan 1 studi kohort)
    Dosis/Durasi:
    280–840 mg silymarin per hari selama 12–48 minggu
    Temuan:
    Silymarin tidak meningkatkan laju respons virologis pada hepatitis C kronis. Namun, pemberian silymarin dikaitkan dengan penurunan ALT dan perbaikan gejala klinis seperti kelelahan.

Advertisement


Studi Klinis Lainnya

  1. Milk Thistle dan Batu Empedu

    Penilitian Milk Thistle (Silybum marianum) untuk Batu Empedu:
    • Efek Silymarin terhadap Pembentukan Batu Empedu Kolesterol pada Mencit: Peran Regulasi Metabolisme Asam Empedu dan Mikrobiota Usus
    • Pengaruh Pemberian Ekstrak Milk Thistle terhadap Komposisi Empedu pada Pasien dengan Hiperlipidemia: Sebuah Uji Klinis Acak
    • Tinjauan Sistematis Tanaman Obat untuk Batu Empedu: Fokus pada Silymarin dari Milk Thistle

Cari: