Kasifikasi ilmiah Mayapple (Podophyllum peltatum)
Author: L.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Magnoliidae |
| Ordo: | Ranunculales |
| Famili: | Berberidaceae |
| Subfamili: | Berberidoideae |
| Tribus: | Podophylleae |
| Genus: | Podophyllum |
| Spesies: | Podophyllum peltatum |
Podophyllum peltatum, atau yang lebih dikenal sebagai Mayapple, adalah tanaman unik yang tumbuh di lantai hutan Amerika Utara. Tanaman ini punya ciri khas daun berbentuk payung yang lebar dan bunga putih cantik yang tersembunyi di bawah dedaunannya. Kalau kamu melihat buahnya yang berbentuk seperti apel kecil, jangan asal petik ya, karena selain buah yang sudah sangat matang, hampir seluruh bagian tanaman ini mengandung racun yang cukup kuat.
Selain tampilannya yang menarik perhatian, tanaman ini ternyata punya sejarah panjang dalam pengobatan tradisional. Meski sekarang kita harus berhati-hati dalam memanfaatkannya, senyawa di dalamnya telah menginspirasi pengembangan obat-obatan modern yang sangat penting. Jadi, selain cantik buat menghiasi hutan, si 'apel hutan' ini memang punya sisi yang cukup misterius sekaligus bermanfaat bagi dunia medis.
Advertisement