Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Aktivitas Antiinflamasi dan Antioksidan Ekstrak Etanol Rimpang Temu Mangga (Curcuma mangga) pada Tikus Wistar yang Diinduksi Karagenan

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo (RCT hewan)
    Sampel:
    30 ekor tikus Wistar jantan, dibagi dalam 5 kelompok: normal, kontrol negatif, serta tiga kelompok dosis perlakuan
    Dosis/Durasi:
    Dosis 200, 400, dan 800 mg/kg berat badan per oral selama 7 hari, kemudian diinduksi karagenan untuk pengukuran edema.
    Temuan:
    Ekstrak etanol rimpang Curcuma mangga dosis 400 dan 800 mg/kg secara signifikan menghambat edema kaki, menurunkan kadar MDA, dan meningkatkan SOD dibandingkan kontrol. Efek antiinflamasi pada dosis 800 mg/kg sebanding dengan natrium diklofenak.
  2. Senyawa Xanthorrhizol dari Curcuma mangga Menghambat Proliferasi Sel Kanker Payudara MDA-MB-231 melalui Apoptosis dan Penghentian Siklus Sel

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Lini sel kanker payudara MDA-MB-231 dan MCF-7
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 0–50 µM; inkubasi selama 24, 48, dan 72 jam.
    Temuan:
    Xanthorrhizol menginduksi apoptosis sel kanker payudara secara tergantung konsentrasi dengan meningkatkan ekspresi Bax dan menurunkan Bcl-2. Aktivitas sitotoksik berkaitan dengan peningkatan fragmentasi DNA dan akumulasi sel pada fase sub-G1.
  3. Perbaikan Sindrom Metabolik pada Tikus yang Mendapat Ekstrak Etanol Rimpang Temu Mangga (Curcuma mangga)

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    28 ekor tikus Sprague-Dawley jantan dengan sindrom metabolik, dibagi 4 kelompok
    Dosis/Durasi:
    Dosis 300 dan 600 mg/kg berat badan per oral sekali sehari selama 28 hari.
    Temuan:
    Pemberian ekstrak dosis 300 mg/kg memperbaiki profil lipid, menurunkan TNF-α, serta meningkatkan aktivitas katalase. Dosis 600 mg/kg tidak memberikan efek tambahan yang bermakna dibandingkan dosis 300 mg/kg.
  4. Efek Antidiabetes Ekstrak Air Rimpang Temu Mangga (Curcuma mangga) pada Tikus Diabetes dengan Induksi Streptozotocin-Nikotinamid

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Randomized controlled trial in vivo
    Sampel:
    24 ekor tikus putih jantan, terdiri atas kelompok normal, kontrol diabetes, dan dua kelompok dosis ekstrak
    Dosis/Durasi:
    Dosis 200 dan 400 mg/kg berat badan per oral setiap hari selama 14 hari.
    Temuan:
    Ekstrak air Curcuma mangga dosis 200 mg/kg menurunkan kadar glukosa darah puasa dan meningkatkan kepadatan sel beta pankreas setelah 14 hari. Efek dosis 400 mg/kg tidak berbeda signifikan dibandingkan dosis 200 mg/kg.
  5. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Rimpang Curcuma mangga terhadap Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Ekstrak n-heksana, etil asetat, dan etanol rimpang Curcuma mangga dengan konsentrasi 5–50 mg/mL
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 5, 10, 20, 40, dan 50 mg/mL; diinkubasi pada 37°C selama 24 jam.
    Temuan:
    Ekstrak etil asetat menunjukkan zona hambat terbesar terhadap Staphylococcus aureus. Seluruh ekstrak memperlihatkan aktivitas bakteriostatik, tetapi lebih lemah terhadap Pseudomonas aeruginosa.
  6. Studi Sistematis Aktivitas Antikanker Curcuma mangga serta Peran Senyawa Xanthorrhizol dan Kurkuminoid

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    35 artikel relevan yang diperoleh dari PubMed, Scopus, dan ScienceDirect
    Dosis/Durasi:
    Tidak dapat ditetapkan karena heterogen; rentang IC50 yang dilaporkan antara 5–100 µg/mL.
    Temuan:
    Sebagian besar bukti berasal dari studi in vitro; ekstrak dan isolat Curcuma mangga menghambat proliferasi berbagai lini sel tumor melalui apoptosis, stres oksidatif, dan modulasi jalur STAT3. Belum tersedia meta-analisis karena heterogenitas desain dan dosis antar studi.
  7. Profil Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Rimpang Temu Mangga (Curcuma mangga) sebagai Bahan Baku Obat Herbal

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Studi toksikologi in vivo
    Sampel:
    20 ekor mencit Swiss Webster
    Dosis/Durasi:
    Dosis tunggal 2000 dan 5000 mg/kg berat badan per oral; pengamatan dilakukan selama 14 hari.
    Temuan:
    Ekstrak etanol Curcuma mangga memiliki LD50 lebih dari 5000 mg/kg sehingga termasuk kategori praktis tidak toksik. Tidak ditemukan perubahan histologis signifikan pada hati dan ginjal mencit pada pengamatan 14 hari.

Advertisement


Cari: