Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Tinjauan Sistematis Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa)

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    42 artikel penelitian asli dari Scopus/PubMed yang memuat fitokimia dan aktivitas farmakologi Phaleria macrocarpa.
    Dosis/Durasi:
    Tidak relevan (tinjauan sistematis).
    Temuan:
    Phaleria macrocarpa kaya akan flavonoid, fenolik, lignan, dan saponin dengan aktivitas antidiabetes, antioksidan, antiinflamasi, serta antikanker. Sebagian besar bukti berasal dari uji in vitro dan hewan coba, sehingga uji klinis pada manusia masih diperlukan.
  2. Efek Ekstrak Perikarp Mahkota Dewa terhadap Kontrol Glikemik dan Profil Lipid Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Uji Acak Terkendali

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien DM tipe 2 berusia 40–65 tahun; terdiri atas 30 orang kelompok ekstrak Phaleria macrocarpa dan 30 orang kontrol plasebo.
    Dosis/Durasi:
    Kapsul ekstrak etanol 70% Phaleria macrocarpa 300 mg dua kali sehari selama 12 minggu.
    Temuan:
    Pemberian ekstrak perikarp Phaleria macrocarpa selama 12 minggu menurunkan glukosa darah puasa dan HbA1c bermakna dibanding plasebo. Profil lipid LDL dan trigliserida juga membaik tanpa peningkatan enzim hati atau kreatinin secara signifikan.
  3. Fraksi Etil Asetat Perikarp Mahkota Dewa Meningkatkan Ekspresi GLUT4 dan Menghambat Glukoneogenesis pada Tikus Diabetes Induksi Streptozotocin

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    30 ekor tikus Wistar jantan yang diinduksi streptozotocin 45 mg/kg dan dibagi menjadi 5 kelompok: normal, diabetes, dosis 50, 100, dan 200 mg/kg.
    Dosis/Durasi:
    Dosis 50, 100, 200 mg/kg BB per oral sekali sehari selama 28 hari.
    Temuan:
    Fraksi etil asetat Phaleria macrocarpa menurunkan kadar glukosa darah serta meningkatkan ekspresi GLUT4 pada otot tikus diabetes. Aktivitas enzim glukoneogenik PEPCK dan G6Pase juga menurun, menunjukkan perbaikan homeostasis glukosa.
  4. Aktivitas Antiinflamasi dan Antioksidan Ekstrak Metanol Daun Mahkota Dewa pada Makrofag RAW264.7 yang Diinduksi Lipopolisakarida

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi in vitro
    Sampel:
    Sel makrofag RAW264.7 yang diinduksi LPS 1 µg/mL dan diberi ekstrak pada konsentrasi 10–160 µg/mL.
    Dosis/Durasi:
    Paparan ekstrak 10–160 µg/mL selama 24 jam.
    Temuan:
    Ekstrak daun Phaleria macrocarpa menurunkan produksi nitrit oksida serta sitokin TNF-α dan IL-6 pada makrofag teraktivasi LPS. Ekstrak juga meningkatkan aktivitas superoksida dismutase dan menurunkan malondialdehid, menunjukkan efek sitoprotektif dan antioksidan.
  5. Ekstrak Perikarp Mahkota Dewa Menghambat Proliferasi serta Menginduksi Apoptosis Sel Kanker Payudara MCF-7 melalui Jalur PI3K/AKT/mTOR

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi in vitro
    Sampel:
    Sel MCF-7 dan sel epitel MCF-10A sebagai kontrol normal dengan rentang konsentrasi ekstrak 0–100 µg/mL.
    Dosis/Durasi:
    Paparan ekstrak 0–100 µg/mL selama 24 dan 48 jam.
    Temuan:
    Ekstrak Phaleria macrocarpa menurunkan viabilitas sel MCF-7 secara dosis dan waktu tergantung serta meningkatkan aktivitas kaspase-3/9. Penghambatan jalur PI3K/AKT/mTOR menjadi mekanisme yang mendasari apoptosis pada sel kanker payudara.
  6. Profil Toksisitas Subkronis Ekstrak Etanol Mahkota Dewa pada Tikus Wistar

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi toksisitas in vivo (OECD 407)
    Sampel:
    80 ekor tikus Wistar jantan dan betina dibagi 4 kelompok: kontrol, 100, 200, dan 400 mg/kg BB.
    Dosis/Durasi:
    Dosis oral 100, 200, 400 mg/kg BB/hari selama 90 hari.
    Temuan:
    Dosis 100 dan 200 mg/kg BB tidak menimbulkan perubahan signifikan pada enzim hati ALT/AST, kreatinin, dan berat organ. Pada dosis 400 mg/kg BB mulai terlihat peningkatan ALT dan degenerasi hepatosit, sehingga dosis tanpa efek merugikan diperkirakan 200 mg/kg.
  7. Efek Antihipertensi dan Relaksasi Pembuluh Darah Ekstrak Buah Mahkota Dewa pada Tikus Hipertensi DOCA-Salt

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    24 ekor tikus Sprague-Dawley jantan yang diinduksi DOCA-salt dan dibagi 4 kelompok perlakuan.
    Dosis/Durasi:
    Dosis 250 mg/kg BB per oral sekali sehari selama 21 hari.
    Temuan:
    Ekstrak Phaleria macrocarpa dosis 250 mg/kg menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik secara bermakna serta meningkatkan kadar nitrit oksida serum. Efek vasodilatasi diperantarai jalur NO/cGMP pada aorta yang diisolasi.

Advertisement


Cari: