Kasifikasi ilmiah Jamur Maitake (Grifola frondosa)
Author: (Dicks.) Gray
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Fungi |
| Subkerajaan: | Dikarya |
| Infrakerajaan: | Agaricomyceta |
| Superdivisi: | Agaricomycota |
| Divisi: | Basidiomycota |
| Subdivisi: | Agaricomycotina |
| Kelas: | Agaricomycetes |
| Subkelas: | Agaricomycetidae |
| Ordo: | Polyporales |
| Famili: | Meripilaceae |
| Subfamili: | Tidak ada informasi spesifik |
| Tribus: | Tidak ada informasi spesifik |
| Genus: | Grifola |
| Spesies: | Grifola frondosa |
Grifola frondosa, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Maitake, adalah jamur unik yang tumbuh bergerombol mirip dengan tumpukan daun yang sedang berguguran. Biasanya, jamur ini ditemukan menempel di pangkal pohon ek (oak) yang sudah tua, dengan bentuknya yang menyerupai kipas atau kelopak bunga yang saling tumpang tindih. Teksturnya yang renyah dan aromanya yang sedap membuatnya sangat populer di dunia kuliner, terutama dalam masakan Jepang dan Cina.
Selain enak dimakan, jamur ini juga sudah lama dianggap sebagai 'raja jamur' dalam dunia pengobatan tradisional karena khasiat kesehatannya. Banyak orang mengonsumsinya karena dipercaya mampu meningkatkan sistem imun tubuh dan menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Kalau kamu jalan-jalan di hutan saat musim gugur, coba deh perhatikan pangkal pohon ek, siapa tahu kamu beruntung menemukan 'si penari' ini yang sedang bersembunyi.
Advertisement