Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Meta-analisis efikasi Ban Lan Gen (Isatis indigotica) terhadap infeksi saluran pernapasan akut

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    11 uji klinis acak terkontrol dengan total 1.247 pasien infeksi saluran pernapasan akut
    Dosis/Durasi:
    Granul Ban Lan Gen setara 9–15 g bahan kering per hari, diberikan selama 5–7 hari.
    Temuan:
    Ban Lan Gen sebagai terapi tambahan meningkatkan rasio kesembuhan klinis dan memperpendek durasi demam dibandingkan terapi konvensional. Tidak ditemukan efek samping serius yang dilaporkan.
  2. Penapisan virtual dan validasi eksperimental senyawa aktif Isatis indigotica terhadap SARS-CoV-2

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi in silico dan in vitro
    Sampel:
    Pustaka senyawa aktif dari Isatis indigotica; sel Vero E6 yang diinfeksi SARS-CoV-2
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi efektif 10–50 µM; pengamatan dilakukan 24–48 jam setelah infeksi.
    Temuan:
    Tryptanthrin dan epigoitrin menghambat replikasi SARS-CoV-2 pada sel Vero E6 dengan mengganggu aktivitas protease utama. Temuan ini mendukung potensi Ban Lan Gen sebagai kandidat antivirus COVID-19.
  3. Polisakarida dari Isatis indigotica meningkatkan respons imun seluler pada tikus imunosupresi

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    60 tikus BALB/c jantan yang diinduksi siklofosfamid, dibagi dalam 5 kelompok dosis
    Dosis/Durasi:
    50, 100, atau 200 mg/kg berat badan intraperitoneal setiap hari selama 14 hari.
    Temuan:
    Polisakarida Isatis indigotica meningkatkan proliferasi limfosit, kadar IFN-γ, dan rasio CD4+/CD8+ pada tikus imunosupresi. Efek imunomodulator ini menunjukkan mekanisme Ban Lan Gen dalam meningkatkan daya tahan tubuh.
  4. Epigoitrin dari Isatis indigotica menghambat replikasi virus influenza A pada model mencit

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro dan in vivo
    Sampel:
    Sel MDCK dan A549; mencit BALB/c yang diinfeksi influenza A H1N1
    Dosis/Durasi:
    In vitro IC50 ± 8,5 µM; in vivo 25 mg/kg dan 50 mg/kg oral sekali sehari selama 5 hari.
    Temuan:
    Epigoitrin menekan ekspresi protein hemagglutinin dan menurunkan viral load paru pada mencit. Senyawa ini bekerja pada tahap awal replikasi virus, sehingga mengurangi kerusakan paru akibat influenza.
  5. Studi jaringan farmakologi dan docking molekuler Isatis indigotica dalam pengobatan influenza

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi in silico (network pharmacology)
    Sampel:
    155 senyawa aktif dan 213 target protein terkait influenza; validasi pada 8 target inti
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku karena merupakan studi komputasional.
    Temuan:
    Jaringan farmakologi menunjukkan Isatis indigotica memengaruhi jalur sinyal NF-κB, PI3K-Akt, dan apoptosis. Docking molekuler memperlihatkan bahwa kuersetin dan luteolin memiliki afinitas tinggi terhadap protein target.
  6. Uji klinis acak terkontrol granul Ban Lan Gen untuk penyakit tangan-kaki-mulut pada anak

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    120 anak usia 1–5 tahun dengan penyakit tangan-kaki-mulut derajat ringan-sedang
    Dosis/Durasi:
    Granul 1,0–1,5 g tiga kali sehari selama 5–7 hari.
    Temuan:
    Penambahan granul Ban Lan Gen pada terapi standar mempercepat hilangnya demam dan ruam serta menurunkan durasi rawat inap dibandingkan plasebo. Tidak ada perbedaan signifikan pada efek samping.
  7. Tinjauan sistematis fitokimia dan farmakologi Isatis indigotica sebagai tumbuhan obat

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    68 artikel penelitian eksperimental dan tinjauan yang relevan
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku karena merupakan tinjauan pustaka.
    Temuan:
    Isatis indigotica mengandung alkaloid, flavonoid, dan polisakarida yang bertanggung jawab atas aktivitas antivirus, antiinflamasi, dan imunomodulator. Tinjauan ini menekankan perlunya standardisasi ekstrak dan uji klinis lebih lanjut.
  8. Ekstrak air Isatis indigotica menghambat inflamasi dengan menekan jalur TLR4/NF-κB pada makrofag

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Sel makrofag murin RAW264.7 yang diinduksi lipopolisakarida (LPS)
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 25, 50, dan 100 µg/mL; paparan selama 24 jam.
    Temuan:
    Ekstrak air Isatis indigotica menurunkan produksi TNF-α, IL-6, dan nitrit oksida dengan menghambat fosforilasi NF-κB. Efek antiinflamasi ini mendukung penggunaan tradisional Ban Lan Gen untuk infeksi saluran napas.

Advertisement


Cari: