Sampel:
214 artikel yang mencakup studi etnofarmakologi, fitokimia, in vitro, in vivo, dan uji klinis Houttuynia cordata
Dosis/Durasi:
Beragam dan tidak distandarisasi; pada studi in vivo dosis yang sering digunakan adalah 50–400 mg/kg berat badan per oral.
Temuan:
Houttuynia cordata mengandung polisakarida, flavonoid, dan minyak atsiri dengan aktivitas antiinflamasi, antioksidan, antivirus, serta imunomodulator. Aktivitas antivirusnya terutama terhadap virus pernapasan menjadikannya kandidat terapi suportif untuk infeksi saluran napas.