Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Tinjauan fitokimia dan farmakologi Lonicera japonica Thunb. (Ranggis)

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Narrative Review
    Sampel:
    Tinjauan terhadap lebih dari 150 artikel ilmiah mengenai senyawa aktif dan aktivitas biologis Lonicera japonica
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (studi pustaka)
    Temuan:
    Lonicera japonica kaya akan asam klorogenat, luteolin, dan iridoid yang berperan dalam aktivitas antivirus, antiinflamasi, dan antioksidan. Senyawa aktifnya bekerja melalui jalur NF-κB dan MAPK.
  2. Efikasi dan keamanan kapsul Lianhua Qingwen yang mengandung Lonicera japonica pada pasien COVID-19: uji acak terkontrol multisenter

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    120 pasien dewasa dengan COVID-19 ringan
    Dosis/Durasi:
    4 kapsul, 3 kali sehari selama 14 hari sebagai terapi tambahan
    Temuan:
    Pemberian Lianhua Qingwen selama 14 hari mempercepat perbaikan gejala demam, kelelahan, dan batuk dibandingkan terapi standar. Tidak ditemukan perbedaan signifikan pada risiko perburukan klinis.
  3. Meta-analisis efektivitas dan keamanan Lonicera japonica pada infeksi saluran pernapasan akut bagian atas

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    10 uji acak terkontrol dengan total 1.534 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Sediaan ekstrak cair 20–30 mL tiga kali sehari selama 5–7 hari
    Temuan:
    Lonicera japonica menunjukkan manfaat dalam menurunkan durasi demam, nyeri tenggorokan, dan skor gejala infeksi saluran pernapasan akut dibandingkan kontrol. Efek samping yang dilaporkan umumnya ringan dan jarang terjadi.
  4. Identifikasi senyawa aktif Lonicera japonica sebagai inhibitor protease utama SARS-CoV-2 melalui penambatan molekul dan dinamika molekul

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi In Silico
    Sampel:
    22 senyawa fitokimia Lonicera japonica dan target protein 3CLpro SARS-CoV-2
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (studi komputasi)
    Temuan:
    Senyawa asam klorogenat dan luteolin menunjukkan afinitas ikatan tinggi terhadap protease utama SARS-CoV-2. Simulasi dinamika molekul mengonfirmasi kestabilan kompleks senyawa-protein.
  5. Polisakarida Lonicera japonica memperbaiki kolitis ulseratif pada mencit melalui regulasi mikrobiota usus dan asam lemak rantai pendek

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi Eksperimental (In Vivo)
    Sampel:
    40 mencit C57BL/6 jantan yang diinduksi DSS 2,5% selama 7 hari
    Dosis/Durasi:
    200 mg/kg berat badan per oral sekali sehari selama 14 hari
    Temuan:
    Pemberian polisakarida Lonicera japonica menurunkan indeks keparahan kolitis dan infiltrasi sel inflamasi pada jaringan kolon. Terjadi peningkatan kelimpahan bakteri probiotik serta kadar butirat dalam usus.
  6. Efek antiinflamasi ekstrak Lonicera japonica pada makrofag RAW264.7 melalui penghambatan jalur NF-κB/MAPK

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental (In Vitro)
    Sampel:
    Kultur sel makrofag RAW264.7 yang distimulasi lipopolisakarida
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol 25–200 µg/mL selama 24 jam
    Temuan:
    Ekstrak etanol Lonicera japonica menurunkan produksi NO, TNF-α, dan IL-6 secara bergantung dosis. Efek ini disertai penurunan fosforilasi p65 NF-κB dan MAPK.

Advertisement


Cari: