Kasifikasi ilmiah Hawthorn (Crataegus monogyna)
Author: Jacq.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Rosales |
| Famili: | Rosaceae |
| Subfamili: | Amygdaloideae |
| Tribus: | Maleae |
| Genus: | Crataegus |
| Spesies: | Crataegus monogyna |
Crataegus monogyna, yang sering dikenal sebagai hawthorn umum, adalah semak berduri atau pohon kecil yang sangat ikonik di lanskap Eropa. Tanaman ini punya bunga putih cantik yang mekar di musim semi dan buah beri merah cerah yang muncul saat musim gugur, menjadikannya rumah sekaligus sumber makanan yang penting bagi berbagai jenis burung dan serangga di hutan atau area pedesaan.
Selain tampilannya yang menawan, tanaman ini juga punya nilai sejarah yang panjang, lho. Kayunya yang keras sering dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, sementara bunga dan daunnya sudah sejak lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mendukung kesehatan jantung. Gak heran kalau pohon ini sering banget dianggap sebagai simbol keberuntungan dan transisi musim di banyak kebudayaan.
Advertisement