Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efikasi dan Keamanan Ekstrak Crataegus monogyna sebagai Terapi Tambahan pada Gagal Jantung: Meta-Analisis Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    9 uji klinis acak yang melibatkan 820 pasien gagal jantung kronis (kelas NYHA I-III)
    Dosis/Durasi:
    600-1200 mg/hari, durasi 8-24 minggu
    Temuan:
    Ekstrak Crataegus monogyna secara signifikan meningkatkan fraksi ejeksi ventrikel kiri dan kapasitas latihan dibandingkan plasebo. Angka kejadian efek samping tidak berbeda bermakna antara kelompok intervensi dan plasebo.
  2. Pengaruh Ekstrak Standardisasi Crataegus monogyna terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Derajat I: Uji Klinis Acak, Tersamar Ganda, Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    120 pasien hipertensi derajat I (tekanan darah 140-159/90-99 mmHg), berusia 35-65 tahun
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak per hari, durasi 12 minggu
    Temuan:
    Tekanan darah sistolik menurun secara signifikan sebesar -4.5 mmHg setelah 12 minggu intervensi dibandingkan plasebo. Tekanan darah diastolik juga menurun sebesar -2.3 mmHg, meskipun tidak signifikan secara statistik.
  3. Tinjauan Sistematis tentang Peran Suplementasi Crataegus monogyna terhadap Profil Lipid pada Manusia

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    15 studi klinis dengan total 1.180 partisipan
    Dosis/Durasi:
    250-1000 mg/hari, durasi 4-24 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Crataegus monogyna secara konsisten menurunkan kolesterol total dan LDL-kolesterol. Efek terhadap HDL dan trigliserida dinilai tidak konsisten di seluruh studi.
  4. Efek Anti-Diabetes Ekstrak Buah Crataegus monogyna terhadap Kadar Glukosa Darah dan Resistensi Insulin pada Pasien Diabetes Tipe 2

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    80 pasien diabetes tipe 2 (HbA1c 7-9%), berusia 40-70 tahun
    Dosis/Durasi:
    300 mg ekstrak buah, 3 kali sehari selama 24 minggu
    Temuan:
    Kelompok intervensi menunjukkan penurunan signifikan pada HbA1c, glukosa puasa, dan HOMA-IR dibandingkan plasebo setelah 24 minggu. Tidak ada gangguan fungsi hati atau ginjal yang dilaporkan.
  5. Asupan Crataegus monogyna dan Tekanan Darah: Meta-Analisis Uji Coba Terkontrol Secara Acak

    Tahun:
    2025
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    13 uji acak terkontrol plasebo dengan total 1.490 partisipan
    Dosis/Durasi:
    300-1200 mg/hari, durasi 4-16 minggu
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan penurunan rata-rata tekanan darah sistolik sebesar -3.8 mmHg dan diastolik sebesar -2.1 mmHg. Efek penurunan lebih besar pada subjek dengan hipertensi dibandingkan normotensi.
  6. Peningkatan Kapasitas Latihan pada Gagal Jantung Kronis setelah Suplementasi Crataegus monogyna: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien gagal jantung kronis kelas NYHA II, rata-rata usia 58 tahun
    Dosis/Durasi:
    450 mg ekstrak C. monogyna, 2 kali sehari selama 16 minggu
    Temuan:
    Jarak tempuh uji jalan 6 menit meningkat signifikan pada kelompok yang menerima ekstrak dibandingkan plasebo, dengan selisih antar kelompok sebesar 33 meter. Skor kualitas hidup juga membaik secara bermakna.
  7. Pengaruh Suplementasi Crataegus monogyna terhadap Penanda Stres Oksidatif dan Inflamasi pada Individu Overweight

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    70 partisipan dengan indeks massa tubuh (BMI) 25-30 kg/m2, tidak merokok
    Dosis/Durasi:
    500 mg/hari, durasi 10 minggu
    Temuan:
    Suplementasi secara signifikan menurunkan TNF-α, IL-6, dan MDA dibandingkan plasebo. Kapasitas antioksidan total juga meningkat secara signifikan pada kelompok intervensi.

Advertisement


Cari: