Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efektivitas Tinospora cordifolia terhadap kontrol glikemik pada diabetes melitus tipe 2: tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    6 RCT dengan total 412 pasien diabetes melitus tipe 2
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak batang 500–1000 mg/hari selama 8–12 minggu
    Temuan:
    Tinospora cordifolia secara signifikan menurunkan kadar glukosa darah puasa dan HbA1c dibandingkan plasebo. Efek samping yang dilaporkan relatif ringan dan dapat ditoleransi dengan baik.
  2. Tinjauan sistematis: peran imunomodulator Tinospora cordifolia pada infeksi virus

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    18 studi in vitro, in vivo, dan uji klinis
    Dosis/Durasi:
    Beragam; ekstrak 250–500 mg/kg pada model in vivo dan 500–1000 mg/hari pada studi klinis
    Temuan:
    Tinospora cordifolia meningkatkan aktivitas sel pembunuh alami, proliferasi limfosit, dan produksi sitokin antivirus. Tinjauan ini mendukung potensinya sebagai terapi adjuvan pada infeksi virus.
  3. Pengaruh Tinospora cordifolia sebagai adjuvan terhadap perbaikan klinis pasien COVID-19: uji acak terkontrol

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    80 pasien COVID-19 bergejala ringan hingga sedang
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak batang standar 500 mg dua kali sehari selama 14 hari
    Temuan:
    Penambahan ekstrak Tinospora cordifolia mempercepat perbaikan gejala dan menurunkan biomarker inflamasi CRP. Tidak ditemukan efek samping serius selama penelitian.
  4. Efikasi Tinospora cordifolia terhadap kendali glikemik dan profil lipid pada diabetes melitus tipe 2: uji acak tersamar ganda

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien diabetes melitus tipe 2 yang belum terkontrol dengan metformin
    Dosis/Durasi:
    Kapsul ekstrak batang 500 mg dua kali sehari selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Tinospora cordifolia menurunkan HbA1c sekitar 0,9% dan kadar trigliserida secara bermakna. Profil keamanan dan tolerabilitasnya baik pada pasien diabetes.
  5. Efek imunomodulasi Tinospora cordifolia pada dewasa sehat: uji acak tersamar ganda terkontrol plasebo

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    100 dewasa sehat
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak air batang 500 mg/hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian Tinospora cordifolia meningkatkan aktivitas sel pembunuh alami dan limfosit T setelah 8 minggu suplementasi. Kadar imunoglobulin G juga meningkat dibandingkan plasebo.
  6. Efek hepatoprotektif ekstrak etanol batang Tinospora cordifolia terhadap kerusakan hati akibat parasetamol pada tikus

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    40 tikus Sprague-Dawley jantan
    Dosis/Durasi:
    200 dan 400 mg/kg berat badan secara oral selama 14 hari
    Temuan:
    Pemberian ekstrak menurunkan serum ALT dan AST serta memperbaiki nekrosis hepatosit. Aktivitas antioksidan melalui peningkatan glutation berperan dalam mekanisme perlindungan hati.
  7. Aktivitas antivirus Tinospora cordifolia terhadap virus dengue serotipe 2 secara in vitro

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Kultur sel Vero yang diinfeksi virus dengue serotipe 2
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 25–100 µg/mL selama 72 jam
    Temuan:
    Ekstrak Tinospora cordifolia beserta senyawa berberin mengurangi replikasi virus dan efek sitopatik pada sel Vero. Tanaman ini berpotensi dikembangkan sebagai kandidat antivirus dengue.
  8. Peran Tinospora cordifolia dalam memodulasi respons imun dan peradangan pada pasien COVID-19: tinjauan sistematis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    11 artikel penelitian klinis dan praklinis yang relevan
    Dosis/Durasi:
    Beragam, umumnya 500–1000 mg/hari selama 7–21 hari
    Temuan:
    Tinjauan menunjukkan Tinospora cordifolia dapat menurunkan sitokin proinflamasi dan meningkatkan jumlah limfosit pada pasien COVID-19. Namun, uji klinis skala besar masih diperlukan untuk rekomendasi yang lebih kuat.

Advertisement


Cari: