Kasifikasi ilmiah Galbanum (Ferula gummosa)
Author: Boiss.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Asteridae |
| Ordo: | Apiales |
| Famili: | Apiaceae |
| Subfamili: | Apioideae |
| Tribus: | Scandiceae |
| Genus: | Ferula |
| Spesies: | Ferula gummosa |
Ferula gummosa, atau yang lebih dikenal sebagai galbanum, adalah tanaman herbal menahun yang berasal dari wilayah Iran dan Asia Tengah. Tanaman ini memiliki penampilan yang cukup ikonik dengan batang tegak yang kokoh dan daun-daun bertekstur halus, namun bagian yang paling dicari dari tumbuhan ini bukanlah daunnya, melainkan getah aromatik yang keluar dari akarnya.
Sejak zaman dahulu, getah ini telah digunakan sebagai bahan utama dalam industri parfum karena aromanya yang khas, yaitu perpaduan antara bau tanah, hijau, dan sedikit sentuhan resin yang eksotis. Selain aromanya yang memikat, masyarakat tradisional juga memanfaatkan getah ini sebagai bahan pengobatan herbal karena sifat anti-inflamasi dan kemampuannya dalam membantu proses penyembuhan luka.
Advertisement