Kasifikasi ilmiah Gaharu / Agarwood (Aquilaria malaccensis)
Author: Lam.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Malvales |
| Famili: | Thymelaeaceae |
| Subfamili: | Thymelaeoideae |
| Tribus: | Aquilarieae |
| Genus: | Aquilaria |
| Spesies: | Aquilaria malaccensis |
Aquilaria malaccensis atau yang lebih akrab dikenal sebagai pohon gaharu adalah tanaman tropis yang sangat berharga karena resin aromatik yang dihasilkannya. Pohon ini memiliki batang yang kokoh dan daun yang mengkilap, biasanya tumbuh subur di hutan hujan dataran rendah Asia Tenggara. Resin ini terbentuk sebagai mekanisme pertahanan alami pohon ketika terinfeksi jamur, yang kemudian menghasilkan aroma khas yang sangat dicari untuk bahan parfum, dupa, dan keperluan medis tradisional sejak zaman dulu.
Sayangnya, karena nilai ekonominya yang sangat tinggi, populasi gaharu di alam liar terus menurun drastis sehingga statusnya kini menjadi terancam punah. Oleh karena itu, saat ini banyak upaya konservasi dan budidaya yang dilakukan untuk memastikan keberlangsungan spesies ini. Selain nilai komersialnya yang luar biasa, pohon ini juga berperan penting dalam menjaga ekosistem hutan karena kemampuannya dalam beradaptasi dengan lingkungan tropis yang lembap.
Advertisement