Kasifikasi ilmiah Chuan Bei Mu (Fritillaria cirrhosa)
Author: D.Don
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Liliopsida |
| Subkelas: | Liliidae |
| Ordo: | Liliales |
| Famili: | Liliaceae |
| Subfamili: | Lilioideae |
| Tribus: | Lilieae |
| Genus: | Fritillaria |
| Spesies: | Fritillaria cirrhosa |
Fritillaria cirrhosa adalah tanaman berbunga unik dari keluarga Liliaceae yang sering ditemukan di wilayah pegunungan Himalaya dan dataran tinggi Tibet. Tanaman ini memiliki ciri khas berupa bunga berbentuk lonceng yang menjuntai dengan pola bintik-bintik yang cantik, serta ujung daunnya yang melengkung menyerupai sulur, sehingga ia mendapatkan julukan 'cirrhosa'.
Selain tampilannya yang eksotis, tanaman ini telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai bahan herbal yang disebut 'Chuan Bei Mu'. Umbinya yang dikeringkan sering digunakan untuk meredakan batuk dan gangguan pernapasan. Karena permintaan yang tinggi dan proses pertumbuhannya yang lambat di alam liar, tanaman ini sekarang harus dilindungi agar tidak punah dari habitat aslinya.
Advertisement