Kasifikasi ilmiah Eucalyptus Leaf (Eucalyptus globulus)
Author: Labill.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Myrtales |
| Famili: | Myrtaceae |
| Subfamili: | Myrtoideae |
| Tribus: | Eucalypteae |
| Genus: | Eucalyptus |
| Spesies: | Eucalyptus globulus |
Eucalyptus globulus, atau yang lebih dikenal sebagai pohon eukaliptus biru, adalah tanaman asal Australia yang punya aroma sangat khas dan segar. Pohon ini terkenal banget karena pertumbuhannya yang cepat dan minyak atsirinya yang sering dipakai buat bahan obat-obatan herbal, aromaterapi, sampai campuran minyak kayu putih. Bentuk daunnya yang unik, berubah dari membulat saat masih muda menjadi memanjang saat dewasa, bikin tanaman ini gampang banget dikenali di area perkebunan atau hutan.
Selain manfaat kesehatannya, kayu dari pohon ini juga punya kualitas yang cukup oke untuk bahan konstruksi meski cenderung mudah melengkung kalau nggak dikeringkan dengan benar. Di Indonesia, tanaman ini banyak ditemukan di dataran tinggi yang berhawa sejuk. Selain fungsinya secara ekonomis, eukaliptus juga sering ditanam untuk penghijauan karena kemampuannya dalam menyerap air dan memberikan kesegaran udara di sekitarnya.
Advertisement