Kasifikasi ilmiah Erand / Castor (Ricinus communis)
Author: L.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Malpighiales |
| Famili: | Euphorbiaceae |
| Subfamili: | Crotonoideae |
| Tribus: | Acalypheae |
| Genus: | Ricinus |
| Spesies: | Ricinus communis |
Ricinus communis atau yang lebih dikenal dengan nama jarak merupakan tanaman perdu yang sangat mudah ditemukan di Indonesia. Tanaman ini memiliki daun yang khas berbentuk seperti telapak tangan dengan tepi bergerigi serta buah yang tertutup duri-duri lunak, membuatnya tampak unik sekaligus eksotis saat tumbuh liar di pinggir jalan atau lahan kosong.
Meskipun tampilannya menarik, perlu diingat bahwa biji dari tanaman ini mengandung risin, senyawa protein yang sangat beracun jika dikonsumsi sembarangan. Namun, di balik potensi bahayanya, minyak jarak yang diekstraksi dari bijinya justru punya segudang manfaat, mulai dari bahan bakar nabati (biodiesel), industri pelumas, hingga bahan untuk produk perawatan kulit dan kecantikan tradisional.
Advertisement