Taxonomy

Kasifikasi ilmiah Ginseng Siberia (Eleutherococcus senticosus)

Author: (Rupr. & Maxim.) Maxim.

Domain: Eukaryota
Kerajaan: Plantae
Subkerajaan: Viridiplantae
Infrakerajaan: Streptophyta
Superdivisi: Embryophyta
Divisi: Tracheophyta
Subdivisi: Spermatophytina
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Asteridae
Ordo: Apiales
Famili: Araliaceae
Subfamili: Aralioideae
Tribus: Aralieae
Genus: Eleutherococcus
Spesies: Eleutherococcus senticosus

Tentang Ginseng Siberia

Eleutherococcus senticosus, atau yang lebih dikenal dengan sebutan ginseng siberia, sebenarnya bukanlah ginseng sejati melainkan kerabat dekatnya. Tanaman ini tumbuh liar di kawasan pegunungan Asia Timur, seperti di wilayah Siberia, Tiongkok, hingga Korea. Bentuknya berupa semak berduri yang cukup tangguh menghadapi cuaca ekstrem, sehingga sering dijuluki sebagai tanaman adaptogen yang punya khasiat luar biasa buat ningkatin stamina dan daya tahan tubuh.

Di dunia pengobatan tradisional, bagian akar dari tanaman ini adalah yang paling sering dicari karena kandungan senyawa aktifnya yang dipercaya bisa bantu melawan stres fisik maupun mental. Rasanya memang agak khas dan tidak sepopuler ginseng Korea, tapi popularitasnya terus naik karena dianggap sebagai solusi alami buat yang gampang capek atau butuh tambahan energi di tengah padatnya aktivitas sehari-hari.

Detail tentang Ginseng Siberia


Advertisement


Cari: