Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Eleutherococcus senticosus (Rupr. et Maxim.) Maxim.: Tinjauan penggunaan tradisional, fitokimia, farmakologi, dan toksikologi

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Review
    Sampel:
    Tidak berlaku; meninjau studi in vitro, hewan, dan manusia
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (tinjauan)
    Temuan:
    Tinjauan ini merangkum lebih dari 200 senyawa, terutama lignan dan triterpenoid, serta aktivitas adaptogenik, antiinflamasi, imunomodulator, dan neuroprotektif. Bukti klinis pada manusia masih terbatas dan memerlukan uji terkontrol yang lebih besar.
  2. Adaptogen dalam pengobatan kelelahan: tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review & Meta-Analysis
    Sampel:
    12 RCT dengan total 1.196 partisipan dewasa dengan kelelahan atau stres
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi antar studi; durasi 4–12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi adaptogen, termasuk Eleutherococcus senticosus, secara signifikan mengurangi kelelahan dibandingkan plasebo. Efek samping umumnya ringan.
  3. Efek ekstrak proprietary Eleutherococcus senticosus terhadap kinerja kognitif dan mood pada dewasa muda sehat: uji acak, tersamar ganda, terkontrol plasebo

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    30 dewasa muda sehat (usia 18–35 tahun)
    Dosis/Durasi:
    300 mg ekstrak E. senticosus dosis tunggal
    Temuan:
    Dosis akut ekstrak E. senticosus tidak menunjukkan perbaikan signifikan pada kinerja kognitif atau mood dibandingkan plasebo. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  4. Efikasi dan keamanan ekstrak Eleutherococcus senticosus pada pasien sindrom kelelahan kronis: uji acak, tersamar ganda, terkontrol plasebo

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    120 pasien dengan sindrom kelelahan kronis
    Dosis/Durasi:
    500 mg/hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian ekstrak E. senticosus selama 8 minggu memperbaiki skor kelelahan dan kualitas hidup dibandingkan plasebo. Efek samping ringan dan setara plasebo.
  5. Peran adaptogen dalam pengobatan kelelahan dan burnout

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Review
    Sampel:
    Tidak berlaku; meninjau studi klinis dan mekanistik
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (tinjauan)
    Temuan:
    Adaptogen seperti E. senticosus dapat memodulasi respons stres melalui aksis HPA dan sistem saraf otonom. Bukti untuk burnout masih terbatas.
  6. Efek adaptogen terhadap fungsi kognitif pada dewasa sehat: tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review & Meta-Analysis
    Sampel:
    10 RCT dengan total lebih dari 1.000 partisipan sehat
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi; durasi 1 hari hingga 12 minggu
    Temuan:
    Adaptogen tertentu, termasuk E. senticosus, dapat memperbaiki fungsi kognitif dan mengurangi kelelahan mental, meskipun hasil antar-studi heterogen. Bukti untuk E. senticosus tunggal masih terbatas.

Advertisement


Cari: