Sampel:
45 artikel ilmiah (2000–2023) yang memuat data etnofarmakologi, fitokimia, dan bioaktivitas Plumbago zeylanica.
Dosis/Durasi:
Tidak ada intervensi langsung; berbagai dosis plumbagin 1–20 mg/kg dilaporkan pada studi hewan.
Temuan:
Plumbago zeylanica memiliki senyawa aktif utama plumbagin dengan aktivitas antioksidan, anti-inflamasi, antimikroba, dan antikanker. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa daun dan akar tanaman berpotensi dikembangkan sebagai fitofarmaka untuk penyakit inflamasi kronis.