Kasifikasi ilmiah Cynomorium / Suo Yang (Cynomorium songaricum)
Author: Rupr.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Magnoliidae |
| Ordo: | Saxifragales |
| Famili: | Cynomoriaceae |
| Subfamili: | Tidak tersedia |
| Tribus: | Tidak tersedia |
| Genus: | Cynomorium |
| Spesies: | Cynomorium songaricum |
Cynomorium songaricum merupakan tumbuhan parasit unik yang tidak memiliki klorofil, sehingga ia tidak bisa berfotosintesis sendiri dan harus mengambil nutrisi dari akar tumbuhan inang di habitat gurun yang keras. Tanaman ini sering dijuluki sebagai 'jamur gurun' karena bentuknya yang menyerupai jamur, padahal sebenarnya ia adalah tumbuhan berbunga dengan batang berwarna merah gelap atau cokelat yang mencuat dari dalam tanah.
Di dunia pengobatan tradisional, terutama di wilayah Asia Tengah, tanaman ini sangat populer dan dikenal dengan sebutan 'ginseng gurun'. Masyarakat setempat biasanya mengeringkan batangnya untuk dijadikan bahan ramuan herbal yang dipercaya berkhasiat untuk meningkatkan vitalitas dan kesehatan secara keseluruhan karena kandungan senyawa bioaktifnya yang cukup kompleks.
Advertisement