Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Cranberry untuk Mencegah Infeksi Saluran Kemih

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review/Meta-Analisis
    Sampel:
    50 studi acak terkontrol dengan total 6.646 partisipan (perempuan, pria, anak-anak, dan lansia)
    Dosis/Durasi:
    Berbagai dosis; jus 240–500 mL/hari atau kapsul 36–72 mg proantosianidin A/hari, durasi 6–12 bulan.
    Temuan:
    Produk cranberry kemungkinan menurunkan risiko infeksi saluran kemih berulang pada perempuan berisiko dan pada anak. Bukti pada lansia dan populasi dengan komorbiditas masih belum pasti.
  2. Cranberry untuk Pencegahan Infeksi Saluran Kemih pada Orang Dewasa: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review/Meta-Analisis
    Sampel:
    28 studi acak terkontrol dengan total 6.084 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Produk cranberry berupa jus atau kapsul dengan dosis bervariasi, durasi 1–12 bulan.
    Temuan:
    Konsumsi cranberry dikaitkan dengan penurunan risiko infeksi saluran kemih berulang pada perempuan, terutama pada mereka yang memiliki riwayat ISK. Efek perlindungan pada pria dan lansia tidak konsisten.
  3. Efikasi Suplementasi Cranberry untuk Eradikasi Helicobacter pylori: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review/Meta-Analisis
    Sampel:
    7 studi acak terkontrol dengan total 1.180 pasien dengan infeksi Helicobacter pylori
    Dosis/Durasi:
    500–1.000 mg ekstrak cranberry per hari selama 2–12 minggu, dikombinasikan dengan terapi eradikasi standar.
    Temuan:
    Suplementasi cranberry sebagai tambahan terapi eradikasi meningkatkan tingkat eradikasi Helicobacter pylori dibandingkan plasebo. Efek ini tampak lebih besar bila terapi standar diberikan bersamaan.
  4. Pengaruh Suplementasi Cranberry terhadap Faktor Risiko Kardiometabolik: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review/Meta-Analisis
    Sampel:
    12 studi acak terkontrol dengan total 1.045 partisipan dewasa
    Dosis/Durasi:
    50–500 mg ekstrak cranberry per hari selama 4–12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi cranberry secara signifikan memperbaiki profil lipid dan tekanan darah pada dewasa dengan risiko kardiometabolik. Namun, efek terhadap kadar glukosa puasa dan trigliserida tidak konsisten.
  5. Pengaruh Ekstrak Cranberry terhadap Komposisi Mikrobiota Usus pada Orang Dewasa Sehat: Uji Acak Terkontrol

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial
    Sampel:
    60 orang dewasa sehat berusia 20–50 tahun
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak cranberry standar per hari selama 12 minggu.
    Temuan:
    Ekstrak cranberry meningkatkan kelimpahan bakteri menguntungkan seperti Bifidobacterium dan menurunkan penanda inflamasi usus. Perubahan mikrobiota ini berkaitan dengan peningkatan produksi asam lemak rantai pendek.
  6. Ekstrak Cranberry untuk Pencegahan Infeksi Saluran Kemih Berulang pada Wanita Premenopause: Uji Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial
    Sampel:
    112 wanita premenopause dengan riwayat infeksi saluran kemih berulang
    Dosis/Durasi:
    Dua kapsul ekstrak cranberry per hari (setara 72 mg proantosianidin A/hari) selama 6 bulan.
    Temuan:
    Pemberian ekstrak cranberry standar mengurangi angka kekambuhan infeksi saluran kemih dibandingkan plasebo selama 6 bulan. Tidak ditemukan efek samping serius yang terkait dengan intervensi.

Advertisement


Cari: