Kasifikasi ilmiah Dangsam (Codonopsis pilosula)
Author: (Franch.) Nannf.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Asteridae |
| Ordo: | Asterales |
| Famili: | Campanulaceae |
| Subfamili: | Campanuloideae |
| Tribus: | Campanuleae |
| Genus: | Codonopsis |
| Spesies: | Codonopsis pilosula |
Codonopsis pilosula atau yang sering dikenal sebagai dang shen adalah tanaman herbal merambat yang punya akar berdaging yang sangat dihargai dalam dunia pengobatan tradisional. Tanaman ini biasanya tumbuh liar di pegunungan Asia Timur dan sering dianggap sebagai alternatif ginseng yang lebih lembut, makanya banyak orang menyebutnya sebagai 'ginseng orang miskin' karena khasiatnya yang mirip tapi dengan harga yang jauh lebih terjangkau.
Secara fisik, tanaman ini punya bunga berbentuk lonceng dengan warna yang cantik, biasanya kombinasi kuning kehijauan dengan semburat ungu di bagian dalamnya. Akarnya yang sudah dikeringkan sering dijadikan campuran sup atau teh herbal untuk meningkatkan energi, menjaga stamina tubuh, dan membantu memulihkan kondisi setelah sakit. Pokoknya, tanaman ini punya peran besar banget di dunia kesehatan herbal tradisional.
Advertisement