Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek suplementasi Chlorella vulgaris terhadap profil lipid: Tinjauan sistematis dan meta-analisis uji klinis acak

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-analisis
    Sampel:
    8 uji klinis acak; 423 partisipan dewasa dengan dislipidemia, diabetes, atau NAFLD.
    Dosis/Durasi:
    Dosis bervariasi 1.200–8.000 mg/hari selama 4–12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi Chlorella vulgaris menurunkan kolesterol total, LDL-C, dan trigliserida secara signifikan. Tidak ada perubahan bermakna pada HDL-C.
  2. Efek suplementasi Chlorella vulgaris terhadap kontrol glikemik: Tinjauan sistematis dan meta-analisis uji klinis acak

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-analisis
    Sampel:
    6 uji klinis acak; 317 partisipan dewasa dengan diabetes tipe 2 atau gangguan metabolik.
    Dosis/Durasi:
    Dosis bervariasi 1.200–8.000 mg/hari selama 4–12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi Chlorella vulgaris menurunkan glukosa darah puasa dan HbA1c secara signifikan. Tidak ada efek signifikan pada insulin dan HOMA-IR.
  3. Efek suplementasi Chlorella vulgaris terhadap tekanan darah: Tinjauan sistematis dan meta-analisis uji klinis acak

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-analisis
    Sampel:
    6 uji klinis acak; 310 partisipan dewasa dengan hipertensi atau risiko kardiometabolik.
    Dosis/Durasi:
    Dosis bervariasi 1.200–8.000 mg/hari selama 4–12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi Chlorella vulgaris menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik secara signifikan.
  4. Efek suplementasi Chlorella vulgaris terhadap indeks antropometri: Tinjauan sistematis dan meta-analisis uji klinis acak

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-analisis
    Sampel:
    9 uji klinis acak; 500 partisipan dewasa dengan obesitas/overweight atau kondisi metabolik.
    Dosis/Durasi:
    Dosis bervariasi 1.200–8.000 mg/hari selama 4–12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi Chlorella vulgaris menurunkan berat badan, indeks massa tubuh (BMI), dan lingkar pinggang secara signifikan.
  5. Efek suplementasi Chlorella vulgaris terhadap enzim hati, profil lipid, dan stres oksidatif pada pasien penyakit hati berlemak non-alkohol: Uji klinis acak terkontrol

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Uji klinis acak terkontrol
    Sampel:
    46 pasien dengan NAFLD (kedua jenis kelamin).
    Dosis/Durasi:
    1.200 mg/hari (4 tablet × 300 mg) selama 8 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi Chlorella vulgaris menurunkan ALT, AST, dan MDA serta meningkatkan TAC. Tidak ada perbedaan signifikan pada profil lipid.
  6. Efek suplementasi Chlorella vulgaris terhadap kontrol glikemik, profil lipid, dan stres oksidatif pada pasien diabetes tipe 2: Uji klinis acak tersamar ganda terkontrol plasebo

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Uji klinis acak terkontrol
    Sampel:
    60 pasien dengan diabetes tipe 2.
    Dosis/Durasi:
    1.200 mg/hari selama 8 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi Chlorella vulgaris menurunkan glukosa darah puasa, HbA1c, dan MDA serta meningkatkan TAC. Tidak ada efek signifikan pada profil lipid.
  7. Efek suplementasi Chlorella vulgaris terhadap status metabolik pada pasien diabetes tipe 2 dengan penyakit jantung koroner: Uji klinis acak

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Uji klinis acak terkontrol
    Sampel:
    60 pasien dengan diabetes tipe 2 dan penyakit jantung koroner.
    Dosis/Durasi:
    1.200 mg/hari selama 12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi Chlorella vulgaris menurunkan glukosa darah puasa, HbA1c, trigliserida, VLDL, CRP, dan MDA. Suplementasi juga meningkatkan HDL dan TAC.

Advertisement


Cari: