Sampel:
Ekstrak metanol, etil asetat, dan n-heksana Stellaria media diuji dengan metode DPPH, ABTS, dan difusi cakram terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Candida albicans.
Dosis/Durasi:
Konsentrasi ekstrak 25–200 µg/mL digunakan untuk uji antioksidan; 5–25 mg/cakram untuk uji antimikroba dengan inkubasi 24 jam.
Temuan:
Ekstrak metanol menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi dengan IC50 DPPH 31,8 µg/mL dan zona hambat terbesar terhadap Staphylococcus aureus. Kandungan total fenolik dan flavonoid berkorelasi positif dengan aktivitas antioksidan dan antimikroba.