Kasifikasi ilmiah Chanca Piedra (Phyllanthus urinaria)
Author: L.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Malpighiales |
| Famili: | Phyllanthaceae |
| Subfamili: | Phyllanthoideae |
| Tribus: | Phyllantheae |
| Genus: | Phyllanthus |
| Spesies: | Phyllanthus urinaria |
Phyllanthus urinaria, atau yang lebih dikenal dengan sebutan meniran merah, adalah tanaman herbal kecil yang sering kita jumpai tumbuh liar di pekarangan rumah, tepi jalan, atau area perkebunan. Tanaman ini punya ciri khas yang unik, yaitu deretan buah kecil yang menggantung tepat di bawah ketiak daunnya yang tersusun rapi, memberikan kesan seperti barisan butiran mutiara yang bersembunyi.
Meski ukurannya mungil, tumbuhan ini punya reputasi yang luar biasa dalam dunia pengobatan tradisional. Masyarakat kita sudah sejak lama memanfaatkannya sebagai ramuan alami untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, mulai dari peluruh air seni, mengobati gangguan ginjal, hingga meredakan peradangan. Nggak heran kalau si kecil ini sering disebut sebagai tanaman obat yang 'sakti' berkat khasiatnya yang sudah turun-temurun dipercaya.
Advertisement