Ceplukan Hutan

Physalis minima
Nama
Ceplukan Hutan
Nama Latin/Ilmiah
Physalis minima
Bagian Digunakan
Buah, Daun Muda
Rasa
Asam, manis
Nama Lain
Wild gooseberry (Australia), pygmy groundcherry (Amerika Serikat), chirpoti (India), ku zhi (Tiongkok), tầm bóp nhỏ (Vietnam).
Asal
Asal usul Ceplukan Hutan (Physalis minima) adalah Amerika Tropis, meliputi Meksiko, Amerika Tengah, Karibia, dan Amerika Selatan.
Kandungan Utama
Withanolida, physalin, flavonoid, alkaloid, steroid, tanin, saponin, fenolik, karotenoid, vitamin C.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Ceplukan Hutan

Ceplukan hutan (Physalis minima) adalah tumbuhan herba semusim dari famili Solanaceae yang tumbuh liar di lahan terbuka, tepi hutan, pinggir jalan, dan area terganggu di wilayah tropis maupun subtropis. Tumbuhan ini berpostur rendah, sekitar 10–50 cm, dengan batang bercabang dan berambut halus. Daunnya tersusun berselang-seling, berbentuk bulat telur hingga lanset, dan umumnya bertepi rata atau bergerigi tidak beraturan. Bunganya kecil, tunggal, berkelopak kuning dengan bercak gelap di bagian tengah, lalu berkembang menjadi buah berry kecil yang terbungkus kelopak menggelembung seperti lentera kertas. Buah inilah yang membuatnya mudah dikenali dan sering disamakan dengan jenis ceplukan lain.

Baca Lebih Lanjut
Update: 20 Sep 2026 - 22:00:45
 

II. Ciri-ciri Ceplukan Hutan

Tumbuh liar di area terbuka seperti ladang, semak belukar, atau pinggiran hutan. Tanaman ini suka banget sama sinar matahari dan biasanya muncul sebagai gulma musiman. Karakteristik/ciri-ciri Ceplukan Hutan (Physalis minima):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Tanaman herba semusim yang tingginya sekitar 30-50 cm, batangnya tegak dan sering bercabang.
Daun Berbentuk bulat telur dengan ujung agak runcing, pinggiran daunnya kadang rata atau agak bergelombang, teksturnya agak tipis.
Bunga Bentuknya mirip lonceng kecil dengan warna kuning pucat, biasanya ada bercak gelap di bagian tenggorokan bunganya.
Buah Buah beri yang bulat dan halus, uniknya terbungkus sama kelopak bunga yang menggelembung seperti kantung kertas (penjuru/kelopak yang membesar).
Biji Jumlahnya banyak, kecil-kecil, dan warnanya kekuningan, tersimpan di dalam daging buah yang manis agak asam saat matang.
Akar Sistem perakaran tunggang yang cukup kuat untuk menopang tubuh tanaman di tanah yang gembur.

III. Manfaat Ceplukan Hutan

8 Manfaat Ceplukan Hutan untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan nyeri inflamasi

    Inhibisi aktivasi NF-κB dan degradasi IκBα menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, TNF-α, IL-1β, dan IL-6; penurunan produksi NO dan prostaglandin E2; modulasi MAPK dan jalur NLRP3 inflammasome oleh physalin/withanolide.

    Senyawa Aktif: Physalin B, Physalin D, Withanolides, Kuersetin
    Tampilkan
  2. Antimikroba spektrum luas

    Gangguan integritas membran bakteri melalui interaksi flavonoid/physalin dengan fosfolipid; penghambatan sintesis dinding sel dan DNA gyrase; peningkatan ROS intrasel; penghambatan pembentukan biofilm.

    Senyawa Aktif: Physalin B, Kuersetin, Kaempferol, Asam fenolat
    Tampilkan
  3. Antioksidan

    Penangkapan radikal bebas DPPH/ABTS, khelasi ion logam, peningkatan aktivitas SOD, CAT, GSH, dan aktivasi jalur Nrf2/ARE; penghambatan peroksidasi lipid.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Kaempferol, Chlorogenic Acid, Physalin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Ceplukan Hutan

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Ceplukan Hutan.

  1. Physalin B

    Golongan: Withanolide (Terpenoid steroidal)
    Bagian Tanaman: Daun, batang, buah, akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Sitotoksik Terhadap Sel Kanker (HepG2, MCF-7, A549), Antiinflamasi, Antimikroba.
    Tampilkan
  2. Physalin D

    Golongan: Withanolide (Terpenoid steroidal)
    Bagian Tanaman: Daun, buah
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Sitotoksik, Imunomodulator.
    Tampilkan
  3. Withaphysalin A

    Golongan: Withanolide (Terpenoid steroidal)
    Bagian Tanaman: Daun, akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Sitotoksik, Antiinflamasi, Antifungi.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Efek Samping Ceplukan Hutan

Ceplukan hutan (Physalis minima) adalah tanaman liar yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional, namun konsumsinya dapat menimbulkan berbagai efek samping toksik karena kandungan senyawa aktifnya. Tanaman dari familia Solanaceae ini dikenal mengandung alkaloid, flavonoid, dan terutama senyawa glikosida steroid seperti physalin yang dalam dosis tinggi atau pengolahan yang tidak tepat dapat memicu gangguan pencernaan akut. Gejala keracunan ringan hingga sedang yang sering dilaporkan meliputi mual, muntah, kram perut, dan diare akibat iritasi pada mukosa lambung dan saluran pencernaan.

Baca Semua Efek Samping

Daun Markisa Hutan

Passiflora foetida

Daun Kelapa Sawit Muda

Elaeis guineensis

Cari: