Kasifikasi ilmiah Carob Leaf (Ceratonia siliqua)
Author: L.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Fabales |
| Famili: | Fabaceae |
| Subfamili: | Caesalpinioideae |
| Tribus: | Ceratonieae |
| Genus: | Ceratonia |
| Spesies: | Ceratonia siliqua |
Ceratonia siliqua, yang lebih dikenal dengan nama pohon carob, merupakan tanaman hijau abadi yang berasal dari wilayah Mediterania. Pohon ini cukup tangguh dan bisa tumbuh subur di tanah yang kering serta berbatu, sehingga sangat populer dibudidayakan di daerah beriklim hangat. Buahnya berbentuk polong panjang yang mengandung biji keras, dan sejarahnya sudah lama dimanfaatkan sebagai sumber makanan.
Daging buah carob sendiri memiliki rasa manis alami yang khas, sering kali dijadikan alternatif pengganti cokelat yang lebih sehat karena bebas kafein dan rendah lemak. Selain dimakan langsung atau dijadikan bubuk, biji dari pohon ini juga diproses menjadi gum locust bean yang berfungsi sebagai pengental dalam berbagai produk industri makanan di seluruh dunia.
Advertisement