Kasifikasi ilmiah Black Atractylodes (Atractylodes lancea)
Author: (Thunb.) DC.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Asteridae |
| Ordo: | Asterales |
| Famili: | Asteraceae |
| Subfamili: | Carduoideae |
| Tribus: | Cardueae |
| Genus: | Atractylodes |
| Spesies: | Atractylodes lancea |
Atractylodes lancea adalah tanaman herbal menahun yang cukup populer dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Tanaman ini memiliki daun yang berbentuk lanset (seperti mata tombak) dan rimpang yang beraroma khas, yang sering dimanfaatkan sebagai bahan jamu untuk meningkatkan fungsi pencernaan serta meredakan gejala flu atau kelembapan berlebih di dalam tubuh.
Secara fisik, tanaman ini tumbuh rendah dengan bunga berwarna putih keunguan yang cukup unik. Karena manfaat farmakologisnya yang tinggi, rimpang dari tanaman ini sering diekstrak untuk diambil minyak atsiri dan senyawa aktifnya, menjadikannya komoditas yang cukup bernilai dalam industri herbal global.
Advertisement