Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efikasi dan Keamanan Pengobatan Tradisional Tiongkok yang Mengandung Atractylodes macrocephala pada Sindrom Iritasi Usus Besar: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 uji klinis acak terkontrol dengan total 1.234 pasien sindrom iritasi usus besar
    Dosis/Durasi:
    Dosis bervariasi antara 15-30 gram ekstrak per hari selama 4-8 minggu
    Temuan:
    Pengobatan yang mengandung Bai Zhu secara signifikan memperbaiki gejala sindrom iritasi usus besar dan menurunkan skor keparahan penyakit dibandingkan plasebo. Efek samping yang dilaporkan ringan dan jarang terjadi.
  2. Tinjauan Sistematis: Aktivitas Farmakologi Atractylodes macrocephala dan Senyawa Bioaktifnya pada Penyakit Gastrointestinal

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    Analisis 54 studi praklinis dan klinis
    Dosis/Durasi:
    Tidak dilaporkan (studi heterogen)
    Temuan:
    A. macrocephala menunjukkan efek protektif pada mukosa lambung, anti-inflamasi, dan modulasi mikrobiota usus. Senyawa aktif seperti atractylenolide I dan III berperan dalam mekanisme tersebut.
  3. Uji Klinis Acak Terkontrol: Efek Ekstrak Atractylodes macrocephala pada Dispepsia Fungsional

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    96 pasien dispepsia fungsional (48 kelompok intervensi, 48 kelompok plasebo)
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak dua kali sehari selama 8 minggu
    Temuan:
    Ekstrak A. macrocephala secara signifikan mengurangi gejala dispepsia seperti nyeri ulu hati dan rasa penuh setelah makan dibandingkan plasebo. Skor kualitas hidup meningkat setelah 8 minggu pengobatan.
  4. Atractylenolide III Menghambat Proliferasi dan Menginduksi Apoptosis pada Sel Kanker Payudara Manusia

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental
    Sampel:
    Sel line MCF-7 dan MDA-MB-231 (kanker payudara)
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 10-80 μM selama 24-72 jam (in vitro)
    Temuan:
    Atractylenolide III menurunkan viabilitas sel dan meningkatkan apoptosis melalui jalur mitokondria. Efek ini disertai dengan peningkatan ekspresi Bax dan penurunan Bcl-2.
  5. Polisakarida Atractylodes macrocephala Meringankan Kolitis Ulseratif yang Diinduksi DSS pada Mencit melalui Modulasi Mikrobiota Usus

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi Eksperimental
    Sampel:
    40 mencit C57BL/6 dengan kolitis ulseratif
    Dosis/Durasi:
    200 mg/kg berat badan per oral selama 14 hari
    Temuan:
    Polisakarida Bai Zhu mengurangi skor aktivitas penyakit dan kerusakan histologis kolon. Perbaikan mikrobiota usus, termasuk peningkatan bakteri penghasil butirat, ikut berperan dalam efek terapeutik.
  6. Atractylenolide I Menekan Peradangan Saraf pada Sel Mikroglia BV2 yang Diinduksi Lipopolisakarida

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi Eksperimental
    Sampel:
    Kultur sel mikroglia BV2
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 5-40 μM selama 24 jam (in vitro)
    Temuan:
    Atractylenolide I mengurangi produksi sitokin proinflamasi seperti TNF-α dan IL-6. Efek ini dimediasi oleh penghambatan jalur NF-κB.
  7. Pengaruh Atractylodes macrocephala terhadap Fungsi Imun: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 uji klinis acak terkontrol dengan total 567 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Dosis ekstrak berkisar 300-1500 mg per hari selama 2-12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi A. macrocephala meningkatkan indeks proliferasi limfosit dan kadar immunoglobulin serum. Tidak ada perbedaan signifikan pada efek samping dibandingkan kontrol.
  8. Uji Klinis: Suplementasi Atractylodes macrocephala untuk Gastritis Kronis Non-Atrofi

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    120 pasien gastritis kronis non-atrofi (60 per kelompok)
    Dosis/Durasi:
    1.000 mg ekstrak per hari dalam 3 dosis terbagi selama 12 minggu
    Temuan:
    Kelompok yang menerima A. macrocephala menunjukkan perbaikan nyeri epigastrium dan kualitas mukosa lambung pada endoskopi lebih baik dibandingkan kelompok standar. Tidak ada efek samping serius.

Advertisement


Cari: