Kasifikasi ilmiah Huang Qi (Astragalus membranaceus)
Author: (Fisch.) Bunge
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Fabales |
| Famili: | Fabaceae |
| Subfamili: | Faboideae |
| Tribus: | Galegeae |
| Genus: | Astragalus |
| Spesies: | Astragalus membranaceus |
Astragalus membranaceus, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Huang Qi, merupakan tanaman herbal legendaris yang sudah ribuan tahun digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Tanaman ini memiliki akar panjang berwarna kekuningan yang menjadi bagian paling berharga karena kandungan senyawa aktifnya yang dipercaya mampu meningkatkan sistem imun tubuh, menambah energi, serta menjaga vitalitas secara keseluruhan.
Secara fisik, tanaman ini tumbuh sebagai semak menahun yang cantik dengan daun majemuk menyirip dan bunga berbentuk seperti kacang-kacangan dengan warna kuning pucat yang khas. Meski tumbuh subur di wilayah dataran tinggi dengan iklim sejuk seperti di Tiongkok Utara dan Mongolia, tanaman ini kini mulai banyak dikenal di seluruh dunia sebagai suplemen alami untuk melawan rasa lelah dan membantu mempercepat proses pemulihan setelah sakit.
Advertisement