Kasifikasi ilmiah Ashwagandha (Withania somnifera)
Author: (L.) Dunal
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Magnoliidae |
| Ordo: | Solanales |
| Famili: | Solanaceae |
| Subfamili: | Solanoideae |
| Tribus: | Physalideae |
| Genus: | Withania |
| Spesies: | Withania somnifera |
Withania somnifera, yang lebih dikenal secara populer sebagai Ashwagandha, adalah tanaman semak kecil yang punya sejarah panjang dalam pengobatan tradisional Ayurveda di India. Tanaman ini punya ciri khas bunga berwarna kuning kehijauan dan buah beri kecil berwarna merah saat sudah matang, serta dikenal sebagai salah satu tanaman adaptogen paling kuat yang dipercaya mampu membantu tubuh mengelola stres dengan lebih baik.
Selain khasiatnya untuk menenangkan pikiran, akar tanaman ini sering diolah menjadi serbuk atau ekstrak untuk meningkatkan stamina dan kualitas tidur. Di Indonesia sendiri, tanaman ini mulai banyak dibudidayakan oleh para pegiat herbal karena manfaat kesehatannya yang melimpah dan kemampuannya untuk beradaptasi dengan iklim tropis yang hangat.
Advertisement