Kasifikasi ilmiah Asam Kandis (Garcinia cowa)
Author: Roxb. ex Choisy
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Malpighiales |
| Famili: | Clusiaceae |
| Subfamili: | Clusioideae |
| Tribus: | Garcinieae |
| Genus: | Garcinia |
| Spesies: | Garcinia cowa |
Garcinia cowa, atau yang lebih dikenal dengan sebutan asam kandis, adalah pohon buah tropis yang masih berkerabat dekat dengan manggis. Pohon ini memiliki tajuk yang rimbun dengan daun hijau mengkilap yang khas. Buahnya yang berbentuk bulat agak pipih dengan warna kuning atau oranye saat matang sering dimanfaatkan sebagai bumbu dapur atau bahan pengawet alami karena rasa asamnya yang cukup tajam.
Selain sebagai bahan masakan, bagian kulit buah dan pucuk daun dari pohon ini juga sering digunakan dalam pengobatan tradisional masyarakat di Asia Tenggara. Kayunya yang cukup keras juga terkadang dimanfaatkan untuk keperluan konstruksi ringan. Tanaman ini tumbuh subur di wilayah hutan hujan tropis dan sangat mudah ditemukan di pekarangan rumah atau area hutan dataran rendah di Indonesia.
Advertisement