Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Studi Klinis Acak Terkendali: Efektivitas Krim Bangle (Zingiber purpureum) terhadap Pengurangan Nyeri dan Perbaikan Fungsi pada Pasien Osteoarthritis Lutut

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Uji Klinis Acak Terkendali (RCT)
    Sampel:
    60 pasien osteoarthritis lutut (Kellgren-Lawrence grade II-III), dibagi menjadi kelompok perlakuan dan plasebo
    Dosis/Durasi:
    Krim ekstrak Bangle 5% (2 gram) dioleskan 2 kali sehari selama 4 minggu.
    Temuan:
    Krim Bangle secara signifikan mengurangi skor VAS (nyeri) dan WOMAC (fungsi lutut) dibandingkan plasebo setelah 4 minggu. Tidak ditemukan efek samping sistemik yang serius selama periode penelitian.
  2. Meta-Analisis: Efek Analgesik dan Anti-inflamasi Ekstrak Zingiber purpureum (Bangle) pada Gangguan Muskuloskeletal

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    Analisis data gabungan dari 8 uji klinis acak terkendali yang melibatkan 745 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Variatif antar studi, berkisar antara 1-4 minggu dengan dosis ekstrak harian setara 100-300 mg fenilbutenoid.
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan bahwa intervensi yang mengandung Bangle secara signifikan menurunkan intensitas nyeri dibandingkan plasebo. Ukuran efek keseluruhan (effect size) menunjukkan manfaat sedang hingga besar pada perbaikan fungsional sendi.
  3. Aktivitas Anti-inflamasi Senyawa Fenilbutenoid dari Rimpang Bangle (Zingiber purpureum) pada Makrofag RAW264.7

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vitro
    Sampel:
    Sel makrofag RAW264.7 yang diinduksi lipopolisakarida (LPS)
    Dosis/Durasi:
    Paparan senyawa uji pada konsentrasi 10-100 µM selama 24 jam secara in vitro.
    Temuan:
    Senyawa fenilbutenoid utama dalam Bangle, terutama (E)-4-(3,4-dimetoksifenil)but-2-en-1-ol, menghambat produksi nitrit oksida (NO) dan sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6) secara signifikan. Mekanisme kerjanya melibatkan penghambatan jalur sinyal NF-κB.
  4. Tinjauan Sistematis: Peran Bangle (Zingiber purpureum) sebagai Terapi Komplementer pada Penyakit Saluran Pernapasan

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Tinjauan Sistematis (Systematic Review)
    Sampel:
    Review terhadap 12 studi klinis dan preklinis yang mengevaluasi efek Bangle pada kondisi respirasi (asma, rhinitis, bronkitis)
    Dosis/Durasi:
    Variatif; umumnya ekstrak etanol 95% 200-400 mg/hari atau inhalasi uap minyak atsiri 1-2 tetes.
    Temuan:
    Tinjauan ini menyoroti potensi Bangle dalam mengurangi frekuensi dan keparahan gejala batuk serta meningkatkan aliran udara puncak (PEFR). Namun, penulis menekankan perlunya standarisasi dosis dan penelitian lanjutan dengan desain yang lebih ketat.
  5. Efek Terapi Topikal Gel Bangle (Zingiber purpureum) terhadap Percepatan Penyembuhan Luka Bakar pada Model Tikus

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vivo
    Sampel:
    30 tikus Sprague-Dawley yang diberikan luka bakar derajat II
    Dosis/Durasi:
    Gel Bangle 10% dioleskan pada area luka 2 kali sehari selama 14 hari.
    Temuan:
    Perawatan dengan gel Bangle 10% mempercepat epitelisasi dan kontraksi luka secara signifikan dibandingkan kontrol. Analisis histopatologi menunjukkan peningkatan densitas kolagen dan penurunan jumlah sel inflamasi pada fase proliferasi.
  6. Uji Klinis Fase II: Pengaruh Kombinasi Bangle (Zingiber purpureum) terhadap Gejala Dispepsia Fungsional

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Uji Klinis Acak Terkendali (RCT)
    Sampel:
    50 pasien dengan diagnosis dispepsia fungsional berdasarkan kriteria Rome IV
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak Bangle 1.000 mg/hari dalam 2 dosis terbagi selama 6 minggu.
    Temuan:
    Penambahan ekstrak Bangle pada terapi standar (omeprazole) signifikan memperbaiki skor dyspepsia (Nepean Dyspepsia Index) dibandingkan omeprazole saja. Keluhan kembung dan nyeri ulu hati berkurang lebih cepat dalam 2 minggu pertama.
  7. Keamanan dan Toksisitas Subkronis Ekstrak Etanol Bangle (Zingiber purpureum) pada Model Hewan Coba

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Studi Toksikologi Preklinis
    Sampel:
    90 tikus Wistar jantan dan betina yang diberikan dosis berulang selama 90 hari
    Dosis/Durasi:
    Dosis harian 500, 1.000, dan 2.000 mg/kg berat badan per oral selama 90 hari.
    Temuan:
    Pemberian ekstrak Bangle hingga dosis 2.000 mg/kg BB selama 90 hari tidak menyebabkan perubahan signifikan pada fungsi hati, ginjal, dan profil hematologi. Hasil ini mendukung keamanan penggunaan Bangle untuk terapi jangka panjang sesuai dosis yang dianjurkan.

Advertisement


Cari: