Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Pimpinella anisum L. terhadap gejala menopause pada wanita pascamenopause: uji klinis acak terkontrol plasebo

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    80 wanita pascamenopause berusia 50–60 tahun dengan gejala menopause sedang hingga berat
    Dosis/Durasi:
    Kapsul ekstrak Pimpinella anisum 300 mg tiga kali sehari selama 8 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi anise secara signifikan mengurangi frekuensi dan intensitas hot flashes serta memperbaiki kualitas tidur pada wanita pascamenopause.
  2. Pengaruh anise (Pimpinella anisum L.) terhadap dismenore primer: uji klinis acak tersamar ganda

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    96 wanita berusia 18–25 tahun dengan dismenore primer
    Dosis/Durasi:
    Kapsul minyak anise 330 mg/hari selama 3 hari pertama menstruasi, diberikan selama 3 siklus.
    Temuan:
    Pemberian anise menurunkan skor nyeri haid dan kebutuhan analgesik secara bermakna dibandingkan plasebo.
  3. Efek ekstrak Pimpinella anisum L. terhadap sindrom iritasi usus besar (IBS)

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    84 pasien IBS dengan subtipe IBS-C dan IBS-M
    Dosis/Durasi:
    Kapsul ekstrak anise 500 mg dua kali sehari selama 6 minggu.
    Temuan:
    Anise memperbaiki keparahan nyeri perut, kembung, dan kualitas hidup pada pasien sindrom iritasi usus besar.
  4. Efek suplementasi Pimpinella anisum L. terhadap kontrol glikemik dan profil lipid pada diabetes melitus tipe 2

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    72 pasien diabetes tipe 2 yang mendapat terapi metformin
    Dosis/Durasi:
    Kapsul ekstrak anise 250 mg empat kali sehari total 1 g/hari selama 12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi anise selama 12 minggu menurunkan kadar glukosa darah puasa, HbA1c, dan kolesterol LDL secara signifikan.
  5. Pengaruh teh anise terhadap volume ASI pada ibu menyusui

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    64 ibu menyusui pada 2–6 minggu pascapersalinan
    Dosis/Durasi:
    Seduhan 5 g biji anise dalam 200 ml air, diminum tiga kali sehari selama 2 minggu.
    Temuan:
    Konsumsi teh anise meningkatkan volume ASI dan berat badan bayi dibandingkan plasebo setelah 14 hari intervensi.
  6. Efektivitas ekstrak Pimpinella anisum L. pada konstipasi fungsional

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien dewasa dengan konstipasi fungsional berdasarkan kriteria Rome IV
    Dosis/Durasi:
    Kapsul ekstrak anise 500 mg dua kali sehari selama 4 minggu.
    Temuan:
    Anise meningkatkan frekuensi defekasi per minggu dan memperbaiki konsistensi feses serta mengurangi rasa tidak tuntas buang air besar.
  7. Pengaruh Pimpinella anisum L. terhadap dispepsia fungsional

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    100 pasien dengan dispepsia fungsional berdasarkan kriteria Rome IV
    Dosis/Durasi:
    Kapsul ekstrak anise 500 mg tiga kali sehari sebelum makan selama 4 minggu.
    Temuan:
    Anise secara signifikan menurunkan skor dispepsia dan memperbaiki gejala nyeri ulu hati serta rasa penuh setelah makan.
  8. Tinjauan sistematis dan meta-analisis efek Pimpinella anisum L. terhadap penanda metabolik

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 uji klinis acak dengan total 623 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Dosis ekstrak anise berkisar 500–1500 mg/hari dengan durasi 4–12 minggu.
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan anise secara signifikan menurunkan glukosa darah puasa dan trigliserida, tetapi tidak memengaruhi kolesterol total dan LDL secara bermakna.

Advertisement


Cari: