Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Meta-analisis: Efek suplementasi Panax quinquefolius terhadap kadar glukosa darah dan HbA1c pada diabetes tipe 2

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 uji acak terkontrol (n = 1.248 pasien diabetes tipe 2 atau prediabetes)
    Dosis/Durasi:
    1–3 g/hari dalam dosis terbagi selama 8–12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Panax quinquefolius secara signifikan menurunkan glukosa darah puasa dan HbA1c dibandingkan plasebo. Dosis 1–3 g/hari paling efektif tanpa meningkatkan risiko hipoglikemia.
  2. Uji acak terkontrol ginseng Amerika (Panax quinquefolius) untuk meningkatkan fungsi kognitif pada dewasa sehat dengan gangguan memori subjektif

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    112 orang dewasa sehat usia 50–70 tahun dengan gangguan memori subjektif
    Dosis/Durasi:
    400 mg/hari ekstrak terstandar selama 12 minggu
    Temuan:
    Ekstrak ginseng Amerika meningkatkan memori kerja dan perhatian pada evaluasi 6 jam setelah pemberian. Tidak terdapat perbedaan signifikan pada memori jangka panjang dibandingkan plasebo.
  3. Tinjauan sistematis dan meta-analisis efektivitas Panax quinquefolius dalam mengurangi kejadian infeksi saluran pernapasan akut

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review & Meta-Analisis
    Sampel:
    5 uji acak terkontrol (n = 1.520 orang dewasa)
    Dosis/Durasi:
    200–400 mg ekstrak dua kali sehari selama 8–16 minggu
    Temuan:
    Panax quinquefolius menurunkan risiko infeksi saluran pernapasan akut berulang dan memperpendek durasi gejala. Efek imunomodulator tampak lebih besar pada populasi lanjut usia.
  4. Efektivitas Panax quinquefolius terhadap kelelahan terkait kanker: tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    6 uji acak terkontrol dengan 1.312 pasien kanker non-metastatik yang mengalami kelelahan
    Dosis/Durasi:
    2.000 mg/hari ekstrak bubuk akar ginseng Wisconsin selama 8 minggu
    Temuan:
    Suplementasi ginseng Amerika menurunkan skor kelelahan secara bermakna pada minggu ke-8 dibandingkan plasebo. Manfaat lebih besar terlihat pada pasien yang menjalani kemoterapi aktif.
  5. Studi pra-klinis: Ginsenosida Rb1 dari Panax quinquefolius memperbaiki disfungsi kognitif pada model tikus Alzheimer

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi Pra-Klinis
    Sampel:
    48 tikus transgenik APP/PS1 usia 6 bulan yang dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan
    Dosis/Durasi:
    10–30 mg/kg per oral setiap hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian ginsenosida Rb1 menurunkan deposit amiloid-beta dan fosforilasi tau di hipokampus. Tikus yang diberi Rb1 menunjukkan perbaikan memori spasial pada uji Morris water maze.
  6. Uji acak terkontrol: Pengaruh Panax quinquefolius terhadap tekanan darah pada orang dewasa dengan hipertensi derajat 1

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    80 orang dewasa usia 40–60 tahun dengan hipertensi derajat 1
    Dosis/Durasi:
    1,5 g/hari ekstrak akar terstandar selama 12 minggu
    Temuan:
    Ekstrak Panax quinquefolius dosis 1,5 g/hari menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata 4 mmHg setelah 12 minggu. Tidak ditemukan perubahan signifikan pada tekanan darah diastolik.
  7. Studi in silico: Mekanisme molekuler Panax quinquefolius dalam diabetes mellitus melalui network pharmacology dan docking molekuler

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi In Silico
    Sampel:
    38 senyawa aktif dan 117 protein target dari basis data TCMSP/STITCH
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (studi komputasional)
    Temuan:
    Ginsenosida Rb1, Rg1, dan Re teridentifikasi sebagai senyawa kunci yang berinteraksi dengan PPARG, AKT1, dan EGFR. Jalur PI3K-Akt dan resistensi insulin diduga menjadi mekanisme utama.

Advertisement


Cari: