Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Aktivitas Antidiabetik dan Antidislipidemia Ekstrak Buah Embelia ribes pada Tikus Diabetes Tipe 2

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi eksperimental (in vivo)
    Sampel:
    30 ekor tikus Sprague-Dawley jantan dewasa yang diinduksi streptozotosin-nikotinamid
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol 70% dengan dosis 100, 200, dan 400 mg/kg BB per oral selama 28 hari.
    Temuan:
    Pemberian ekstrak etanol buah cabe hutan menurunkan glukosa darah puasa dan memperbaiki toleransi glukosa. Ekstrak juga menurunkan kadar LDL dan trigliserida sekaligus meningkatkan HDL.
  2. Embelin Menghambat Proliferasi dan Memicu Apoptosis pada Sel Kanker Payudara MDA-MB-231

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental (in vitro)
    Sampel:
    Sel MDA-MB-231 dan sel epithelial mammary normal MCF-10A; konsentrasi 0–50 µM
    Dosis/Durasi:
    5–50 µM, diinkubasi selama 24–72 jam.
    Temuan:
    Embelin menghambat viabilitas sel secara dependen-dosis dan meningkatkan apoptosis. Embelin menurunkan ekspresi Bcl-2 dan meningkatkan Bax melalui jalur apoptosis mitokondria.
  3. Embelin Mencegah Nefrotoksisitas Akibat Cisplatin pada Tikus melalui Penekanan Stres Oksidatif dan Inflamasi

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi eksperimental (in vivo)
    Sampel:
    24 ekor tikus Swiss albino jantan; cisplatin 7 mg/kg BB intraperitoneal dosis tunggal
    Dosis/Durasi:
    Embelin 10 dan 20 mg/kg BB per oral selama 10 hari; cisplatin diberikan pada hari ke-7.
    Temuan:
    Pemberian embelin menurunkan kadar BUN dan kreatinin serta mengurangi nekrosis tubulus ginjal. Embelin meningkatkan aktivitas superoksida dismutase dan katalase, serta menekan ekspresi TNF-α dan IL-1β.
  4. Tinjauan Sistematis: Peran Embelia ribes dan Senyawa Embelin pada Penyakit Metabolik dan Degeneratif

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    32 artikel dari PubMed, Scopus, dan Google Scholar yang memenuhi kriteria inklusi
    Dosis/Durasi:
    Tidak relevan (studi sistematik).
    Temuan:
    Embelin dari Embelia ribes menunjukkan aktivitas neuroprotektif, kardioprotektif, antidiabetik, dan antikanker. Mekanisme utamanya meliputi inhibisi NF-κB, STAT3, XIAP, serta aktivasi AMPK/Nrf2.
  5. Efek Antiobesitas Ekstrak Buah Cabe Hutan pada Tikus Obesitas yang Diinduksi Diet Tinggi Lemak

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi eksperimental (in vivo)
    Sampel:
    32 ekor tikus Wistar jantan yang diberi diet tinggi lemak selama 8 minggu
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol buah Embelia ribes dosis 200 dan 400 mg/kg BB per oral selama 42 hari.
    Temuan:
    Ekstrak Embelia ribes mengurangi kenaikan berat badan, kadar leptin, dan ukuran adiposit. Ekstrak juga meningkatkan ekspresi UCP1 yang berkaitan dengan termogenesis jaringan lemak cokelat.
  6. Aktivitas Antiinflamasi Topikal Embelia ribes pada Edema Kaki Tikus yang Diinduksi Karagenan

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental (in vivo)
    Sampel:
    36 ekor tikus Sprague-Dawley betina
    Dosis/Durasi:
    Krim ekstrak 5% dan 10% dioleskan 1 jam sebelum induksi karagenan, kemudian diamati selama 4 jam.
    Temuan:
    Krim yang mengandung ekstrak buah Embelia ribes dosis 5% dan 10% menurunkan volume edema kaki secara signifikan. Efek antiinflamasinya sebanding dengan gel natrium diklofenak.
  7. Embelin Memperbaiki Disfungsi Kognitif dan Menekan Neuroinflamasi pada Model Tikus Penyakit Alzheimer

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi eksperimental (in vivo)
    Sampel:
    40 ekor tikus C57BL/6 jantan yang diinduksi amyloid-beta 1-42
    Dosis/Durasi:
    Embelin 20 mg/kg BB intraperitoneal sekali sehari selama 14 hari.
    Temuan:
    Embelin memperbaiki memori spasial pada uji Morris water maze dan menurunkan ekspresi TNF-α, IL-1β, serta aktivasi mikroglia. Efek neuroprotektif ini diduga melalui penghambatan inflamasi NLRP3.

Advertisement


Cari: