Sampel:
5 database; 62 artikel yang memenuhi kriteria (studi in vitro, in vivo, dan laporan kasus)
Dosis/Durasi:
Tidak berlaku (studi literatur; tidak ada intervensi dosis)
Temuan:
Vanilla planifolia mengandung vanillin, vanillic acid, p-hydroxybenzoic acid, dan ferulic acid yang berperan dalam aktivitas antioksidan, anti-inflamasi, dan antimikroba. Studi klinis lanjutan diperlukan untuk menetapkan efektivitas dan keamanannya pada manusia.