Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Suplementasi Timi (Thymus vulgaris) terhadap Profil Lipid dan Kadar Glukosa Darah: Uji Sistematis dan Meta-Analisis Uji Acak Terkontrol

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review & Meta-Analisis
    Sampel:
    8 uji acak terkontrol dengan total 520 partisipan
    Dosis/Durasi:
    500–1500 mg/hari selama 4–16 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi timi secara bermakna menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida serta meningkatkan HDL, tetapi tidak memengaruhi glukosa darah puasa. Heterogenitas dosis dan durasi antarstudi masih moderat sehingga perlu interpretasi hati-hati.
  2. Efek Ekstrak Timi (Thymus vulgaris) terhadap Kontrol Asma dan Peradangan Saluran Napas pada Pasien Asma Ringan–Sedang

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Double-blind randomized controlled trial (RCT)
    Sampel:
    64 pasien asma ringan–sedang
    Dosis/Durasi:
    300 mg ekstrak air timi, dua kali sehari selama 8 minggu.
    Temuan:
    Ekstrak timi 300 mg dua kali sehari selama 8 minggu menurunkan frekuensi gejala asma dan penggunaan obat pelega, serta meningkatkan FEV1 dan PEF. Penurunan kadar IgE dan eosinofil menunjukkan efek antiinflamasi.
  3. Efektivitas Obat Kumur Minyak Atsiri Timi (Thymus vulgaris) terhadap Plak dan Gingivitis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Single-blind randomized controlled trial (RCT)
    Sampel:
    96 orang dewasa dengan gingivitis ringan–sedang
    Dosis/Durasi:
    Berkumur 10 mL obat kumur timi 0,5%, dua kali sehari selama 14 hari.
    Temuan:
    Obat kumur timi 0,5% secara signifikan mengurangi indeks plak dan skor gingivitis setelah 14 hari dibandingkan plasebo. Efeknya sebanding dengan klorheksidin 0,2% tetapi dengan keluhan perubahan rasa yang lebih rendah.
  4. Aktivitas Antibakteri dan Antibiofilm Minyak Atsiri Timi (Thymus vulgaris) terhadap Bakteri Multiresisten

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    In vitro study
    Sampel:
    9 isolat klinis: MRSA, ESBL-Escherichia coli, MDR Pseudomonas aeruginosa, Acinetobacter baumannii, dan Klebsiella pneumoniae
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 0,25–8% v/v; waktu kontak 24 jam.
    Temuan:
    Minyak atsiri timi menghambat pertumbuhan semua bakteri multiresisten dengan MIC 0,25–1 μL/mL dan konsentrasi bakterisidal 1–2 μL/mL. Minyak timi juga menghambat pembentukan biofilm secara konsentrasi dependen.
  5. Efek Hepatoprotektif dan Antioksidan Ekstrak Timi (Thymus vulgaris) pada Nekrosis Hati Akibat Karbon Tetraklorida

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Randomized controlled animal study
    Sampel:
    36 tikus Wistar jantan
    Dosis/Durasi:
    200 mg dan 400 mg/kgBB/hari per oral selama 14 hari.
    Temuan:
    Ekstrak timi dosis 200 dan 400 mg/kgBB menurunkan kadar SGOT, SGPT, dan malondialdehid serum sambil meningkatkan superoksida dismutase, katalase, dan glutation peroksidase hati. Temuan ini menunjukkan perlindungan hati terhadap peroksidasi lipid.
  6. Timi (Thymus vulgaris) untuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut: Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    11 studi klinis dan eksperimental (5 RCT, 3 kohort, 3 eksperimental)
    Dosis/Durasi:
    Tidak relevan; dosis dalam studi primer 1–2 gram herba/hari atau 30–60 tetes ekstrak cair per hari selama 7–14 hari.
    Temuan:
    Produk berbasis timi mengurangi frekuensi dan keparahan batuk pada bronkitis akut dan infeksi saluran napas atas. Tinjauan merekomendasikan penelitian lebih lanjut dengan sampel besar dan standarisasi sediaan.
  7. Pengaruh Seduhan Daun Timi (Thymus vulgaris) terhadap Tekanan Darah dan Profil Lipid pada Hipertensi Derajat 1

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Randomized controlled trial (RCT)
    Sampel:
    48 pasien hipertensi derajat 1
    Dosis/Durasi:
    3 g daun timi kering diseduh dalam 300 mL air, dibagi dua kali sehari selama 12 minggu.
    Temuan:
    Konsumsi teh timi 3 g/hari selama 12 minggu menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata 6,2 mmHg dan diastolik 3,8 mmHg dibandingkan plasebo. Kadar LDL kolesterol juga menurun, sementara HDL cenderung meningkat.

Advertisement


Cari: