Kasifikasi ilmiah Rumput Mutiara (Hedyotis corymbosa)
Author: (L.) Lam.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Asteridae |
| Ordo: | Gentianales |
| Famili: | Rubiaceae |
| Subfamili: | Rubioideae |
| Tribus: | Spermacoceae |
| Genus: | Hedyotis |
| Spesies: | Hedyotis corymbosa |
Hedyotis corymbosa, atau yang sering kita kenal dengan sebutan rumput mutiara, adalah tanaman herba kecil yang sering dianggap sebagai gulma karena sering tumbuh liar di pinggir jalan, sela-sela retakan tembok, hingga area persawahan. Tanaman ini memiliki batang yang ramping dan bercabang dengan daun berbentuk lanset yang runcing, serta bunga kecil berwarna putih atau sedikit ungu yang muncul di ketiak daun.
Meski bagi sebagian orang hanya dianggap tanaman pengganggu, rumput mutiara sebenarnya memiliki reputasi yang cukup mentereng di dunia pengobatan herbal tradisional. Banyak orang memanfaatkannya sebagai ramuan untuk membantu mengatasi peradangan, menurunkan panas, hingga dipercaya sebagai pendamping terapi bagi penderita kanker karena kandungan senyawa aktif di dalamnya yang dianggap mampu menghambat pertumbuhan sel tidak normal.
Advertisement