Sampel:
30 tikus Wistar jantan, dibagi menjadi 5 kelompok: kontrol normal, kontrol gentamisin, dan tiga kelompok terapi ekstrak.
Dosis/Durasi:
Ekstrak hidroalkohol 100, 200, dan 400 mg/kg berat badan per hari selama 14 hari; gentamisin 80 mg/kg diberikan secara intraperitoneal selama 8 hari.
Temuan:
Pemberian ekstrak Boerhavia diffusa dosis 200 dan 400 mg/kg menurunkan kadar kreatinin dan urea serum serta mengurangi kerusakan tubular ginjal. Efek nefroprotektifnya diduga terkait aktivitas antioksidan dan antiinflamasi.