Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Chimaphila umbellata (L.) W.P.C. Barton: Tinjauan penggunaan tradisional, fitokimia, dan farmakologi

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    Sintesis lebih dari 100 artikel ilmiah; tidak ada sampel manusia
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (review)
    Temuan:
    Tanaman ini mengandung arbutin, metilarbutin, chimaphilin, flavonoid, dan triterpenoid. Aktivitas antimikroba, antiinflamasi, diuretik, dan antioksidan telah dilaporkan, tetapi bukti klinis masih terbatas.
  2. Chimaphilin menghambat osteoklastogenesis dan mencegah kehilangan tulang pada tikus ovarektomi

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Eksperimental in vitro/in vivo
    Sampel:
    Sel RAW264.7 dan makrofag sumsum tulang; tikus ovarektomi
    Dosis/Durasi:
    1–10 μM (in vitro); 5–10 mg/kg (in vivo) selama 4 minggu
    Temuan:
    Chimaphilin menekan diferensiasi osteoklas dan resorpsi tulang melalui penghambatan jalur NF-κB dan MAPK. Tikus ovarektomi menunjukkan kepadatan mineral tulang yang lebih baik.
  3. Ekstrak Chimaphila umbellata menghambat diferensiasi osteoklas dan resorpsi tulang

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Eksperimental in vitro
    Sampel:
    Sel RAW264.7 dan osteoklas primer tikus
    Dosis/Durasi:
    0–100 μg/mL selama 5 hari
    Temuan:
    Ekstrak C. umbellata menekan osteoklastogenesis yang diinduksi RANKL dan mengurangi resorpsi tulang. Efek ini terkait penurunan ekspresi faktor transkripsi osteoklas.
  4. Chimaphilin menginduksi apoptosis dan autofagi pada sel osteosarkoma manusia melalui jalur ROS/JNK

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Eksperimental in vitro/in vivo
    Sampel:
    Sel osteosarkoma manusia MG-63 dan U2OS; tikus nude dengan xenograft
    Dosis/Durasi:
    0–20 μM selama 24–48 jam (in vitro); 10 mg/kg pada tikus
    Temuan:
    Chimaphilin menurunkan viabilitas sel osteosarkoma dan menginduksi apoptosis serta autofagi melalui stres oksidatif dan jalur JNK. Pertumbuhan tumor xenograft juga terhambat.
  5. Fitoterapi untuk infeksi saluran kemih tanpa komplikasi: tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 uji klinis acak; 1.234 pasien wanita dengan infeksi saluran kemih tanpa komplikasi
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi; ekstrak kombinasi 2–3 kali sehari selama 7–90 hari
    Temuan:
    Produk herbal yang mengandung Chimaphila umbellata, Arctostaphylos uva-ursi, dan Equisetum arvense dapat menurunkan kekambuhan infeksi saluran kemih. Namun, heterogenitas tinggi dan kualitas bukti rendah hingga sedang.
  6. Penambatan molekuler senyawa Chimaphila umbellata terhadap protease utama SARS-CoV-2

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi in silico
    Sampel:
    13 senyawa fitokimia; struktur protein Mpro SARS-CoV-2 (PDB 6LU7)
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (in silico)
    Temuan:
    Chimaphilin dan arbutin menunjukkan afinitas ikatan tinggi terhadap protease utama SARS-CoV-2. Temuan ini masih memerlukan validasi in vitro dan in vivo.
  7. Fitokimia dan aktivitas biologis genus Chimaphila: tinjauan sistematis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    8 spesies Chimaphila; 90 senyawa terisolasi
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (review)
    Temuan:
    Senyawa utama meliputi arbutin, chimaphilin, dan triterpenoid. Aktivitas antimikroba, antioksidan, antiinflamasi, dan sitotoksik dilaporkan.

Advertisement


Cari: