Patikan Kebo

Euphorbia hirta
Nama
Patikan Kebo
Nama Latin/Ilmiah
Euphorbia hirta
Bagian Digunakan
Seluruh Bagian Tanaman (herba)
Rasa
Pahit
Nama Lain
Tawa-tawa (Filipina), asthma weed (Australia), dudhi (India), feiyang cao (Tiongkok), nam nom ratchasi (Thailand).
Asal
Berasal dari daerah tropis Amerika, kini menyebar di seluruh wilayah tropis.
Kandungan Utama
Flavonoid, tanin, polifenol, saponin, alkaloid, dan triterpenoid.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Patikan Kebo

Patikan Kebo (Euphorbia hirta) adalah tumbuhan liar dari famili Euphorbiaceae yang sering dijumpai di tepi jalan, halaman rumah, atau lahan terbuka dengan sinar matahari cukup. Meskipun berukuran kecil dan sering dianggap gulma, tumbuhan ini memiliki ciri khas berupa batang tegak atau merunduk dengan bulu halus, daun berhadapan berbentuk bulat telur dengan tepi bergerigi, serta bunga kecil berwarna hijau kekuningan yang tersusun dalam bongkol. Seluruh bagian tumbuhan mengeluarkan getah putih seperti susu (lateks) apabila dipatahkan, dan getah inilah yang menjadi salah satu penciri utama anggota genus Euphorbia.

Baca Lebih Lanjut
Update: 14 Agu 2026 - 10:20:04
 

II. Ciri-ciri Patikan Kebo

Tanaman ini gampang banget ditemuin di pinggir jalan, lapangan rumput, sela-sela trotoar, atau area terbuka yang kena sinar matahari cukup. Dia termasuk gulma yang bandel dan bisa tumbuh subur di iklim tropis seperti Indonesia. Karakteristik/ciri-ciri Patikan Kebo (Euphorbia hirta):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Tumbuhan herba yang tumbuh tegak atau menjalar di tanah, batangnya ramping tapi punya banyak cabang.
Batang Batangnya berwarna kemerahan atau keunguan, berambut halus, dan kalau dipatahin bakal ngeluarin getah putih kayak susu.
Daun Daunnya berbentuk lonjong dengan pinggiran bergerigi, posisinya berhadapan, dan permukaan daunnya tertutup bulu-bulu halus.
Bunga Bunganya kecil-kecil banget, ngumpul jadi satu membentuk bola atau klaster padat di ketiak daun, warnanya kehijauan atau agak kekuningan.
Akar Sistem akarnya tunggang yang kuat, bikin tanaman ini tahan meski sering diinjak atau dicabut.
Buah Dan Biji Buahnya berbentuk kotak kecil berambut, di dalamnya ada biji-biji yang ukurannya sangat mungil.

III. Manfaat Patikan Kebo

8 Manfaat Patikan Kebo untuk kesehatan.

  1. Asma bronkial dan hiperresponsivitas saluran napas

    Menekan respons imun Th2 dengan menurunkan IL-4, IL-13, dan IgE; menghambat degranulasi sel mast; menurunkan infiltrasi eosinofil; memodulasi NF-κB dan jalur COX-2/5-LOX pada mukosa bronkus.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Kaempferol, mirisetin
    Tampilkan
  2. Diare infeksius (gastroenteritis)

    Aktivitas antibakteri terhadap enteropatogen; efek astringen tanin pada mukosa usus; relaksasi otot polos gastrointestinal oleh flavonoid melalui modulasi jalur M3/Ca2+ sehingga menurunkan motilitas dan sekresi cairan usus.

    Senyawa Aktif: tanin (euphorbin A/B), Kuersetin, Asam Galat
    Tampilkan
  3. Diabetes melitus tipe 2 (efek antihiperglikemik)

    Menghambat α-glukosidase dan α-amilase; mengaktifkan jalur AMPK/PI3K-Akt sehingga meningkatkan translokasi GLUT4 dan sensitivitas insulin; melindungi sel beta pankreas dari stres oksidatif melalui senyawa flavonoid dan asam fenolat.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, mirisetin-3-O-ramnosida (mirisitrin), Asam Galat
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Patikan Kebo

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Patikan Kebo.

  1. Golongan: Flavonoid (aglikon kuersetin)
    Bagian Tanaman: Daun dan herba (bagian aerial)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Antihiperglikemik, Dan Imunomodulator..
    Tampilkan
  2. Golongan: Flavonoid (glikosida kuersetin)
    Bagian Tanaman: Daun dan herba
    Aktivitas Farmakologis:
    Antidiare Dan Antiinflamasi..
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid (glikosida kuersetin)
    Bagian Tanaman: Herba, daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Proteksi Vaskuler, Dan Antidiabetik..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Patikan Kebo

Interaksi & Kontraindikasi Patikan Kebo dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan bersamaan dengan obat antidiare (misalnya loperamide)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Gunakan salah satu obat saja untuk menghindari risiko konstipasi berlebihan. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan jika gejala diare berlanjut.

  2. Alergi lateks

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Hindari penggunaan karena Euphorbia hirta mengandung getah lateks yang dapat memicu reaksi hipersensitivitas pada individu yang alergi lateks.

  3. Penggunaan pada penderita Gangguan fungsi ginjal

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Gunakan dengan hati-hati dan di bawah pengawasan medis karena gangguan ekskresi dapat menyebabkan penumpukan senyawa aktif dan meningkatkan risiko efek toksik.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+8)

VI. Efek Samping Patikan Kebo

Patikan Kebo (Euphorbia hirta) adalah tanaman herbal yang secara tradisional digunakan untuk mengatasi berbagai masalah pernapasan dan gastrointestinal. Namun, konsumsi tanaman ini tidak bebas dari risiko efek samping. Efek samping yang paling sering dilaporkan akibat penggunaan ekstrak Patikan Kebo meliputi gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, diare, dan kram perut. Hal ini umumnya disebabkan oleh kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, dan lateks yang bersifat mengiritasi mukosa lambung dan usus jika dikonsumsi dalam dosis berlebihan.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Patikan Kebo

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Patikan Kebo.

Apa kandungan fitokimia utama Patikan Kebo dan manfaatnya untuk kesehatan?
Kandungan utama Euphorbia hirta antara lain flavonoid (kuersetin, rutin), tanin, saponin, triterpenoid, dan polifenol. Senyawa-senyawa ini berperan dalam aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. Dalam tinjauan Kumar et al. (2010), Pharmacognosy Reviews, disebutkan bahwa aktivitas antioksidan ekstrak herba ini berkorelasi dengan kadar flavonoid totalnya.
Apakah Patikan Kebo aman dikonsumsi sebagai minuman herbal sehari-hari?
Tidak ada bukti ilmiah untuk konsumsi harian jangka panjang. Sebagian besar penelitian bersifat akut atau subkronis pada hewan, dan dosis aman untuk manusia belum ditetapkan. Kumar et al. (2010) juga menekankan bahwa data keamanan jangka panjang masih terbatas, sehingga konsumsi rutin tidak dianjurkan.
Apa saja efek terapi Patikan Kebo yang didukung bukti ilmiah?
Beberapa uji farmakologi menunjukkan aktivitas antidiare, antiasma, antiinflamasi, antimikroba, dan hipoglikemik. Ekstrak E. hirta dilaporkan menghambat kontraksi usus, sejalan dengan penggunaan tradisionalnya untuk diare. Studi pada hewan menunjukkan efek bronkorelaksasi dan antiinflamasi yang mendukung penggunaan tradisional untuk asma, sebagaimana dirangkum dalam Kumar et al. (2010). Namun, uji klinis pada manusia masih sangat diperlukan.
Bagaimana cara mengolah Patikan Kebo yang umum dilakukan?
Cara tradisional adalah merebus herba kering sekitar 10–15 g dengan 600 mL air hingga volume tersisa sekitar 200 mL, kemudian disaring dan diminum. Dosis ini bersifat empiris, bukan standar klinis. Karena kandungan saponin dan tanin dapat mengiritasi lambung, pengolahan sebaiknya tidak berlebihan dan penggunaan tidak berlanjut tanpa pengawasan tenaga kesehatan.
Apa efek samping yang perlu diwaspadai dari penggunaan Patikan Kebo?
Efek samping yang mungkin timbul antara lain mual, muntah, nyeri ulu hati, dan iritasi lambung. Getah tanaman dapat menyebabkan iritasi kulit serta mata. Tinjauan Kumar et al. (2010) mencatat bahwa konsumsi dalam dosis besar dapat mengiritasi mukosa gastrointestinal dan memicu diare.
Apakah Patikan Kebo aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Tidak aman dan tidak dianjurkan. E. hirta secara tradisional digunakan sebagai peluruh haid dan abortifacient, sehingga berisiko merangsang kontraksi uterus dan menyebabkan keguguran. Laporan etnofarmakologi oleh Awe dan Makinde (1998) menyebutkan efek kontraktil pada uterus, sehingga penggunaannya pada kehamilan merupakan kontraindikasi. Bagi ibu menyusui, belum ada data keamanan yang memadai, sehingga sebaiknya dihindari.
Bolehkah Patikan Kebo diberikan kepada bayi dan anak-anak?
Tidak direkomendasikan. Belum ada penelitian klinis yang memadai tentang keamanan dan dosis E. hirta pada populasi anak. Anak-anak lebih rentan terhadap efek toksik senyawa seperti saponin dan alkaloid. Kumar et al. (2010) menyimpulkan bahwa data keamanan pediatrik belum memadai, sehingga penggunaan pada bayi dan anak sebaiknya dihindari sampai ada bukti ilmiah yang cukup.
Apakah Patikan Kebo dapat berinteraksi dengan obat-obatan?
Berpotensi berinteraksi, terutama dengan obat antidiabetes dan antikoagulan. E. hirta memiliki aktivitas penurun glukosa darah, sehingga bila dikombinasikan dengan obat antidiabetes dapat menyebabkan hipoglikemia. Studi Bakare et al. (2010) menunjukkan efek hipoglikemik ekstrak E. hirta pada mencit diabetes; oleh karena itu pasien yang menjalani terapi obat perlu berkonsultasi sebelum mengonsumsinya.

Daun Sirih Hutan

Piper aduncum

Rumput Mutiara

Hedyotis corymbosa

Cari: