Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh suplementasi Brassica juncea terhadap kadar glukosa darah dan lipid: tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 uji klinis acak dengan total 521 partisipan dewasa
    Dosis/Durasi:
    1–5 g/hari atau ekstrak 300–600 mg/hari selama 6–16 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Brassica juncea menurunkan glukosa darah puasa, HbA1c, LDL, dan trigliserida secara signifikan dibandingkan plasebo. Efek terbesar terlihat pada durasi ≥8 minggu dan dosis ≥2 g per hari.
  2. Efektivitas bubuk biji sesawi India terhadap profil lipid pada orang dewasa dengan hiperkolesterolemia: uji klinis acak terkontrol plasebo

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    76 partisipan hiperkolesterolemia ringan-sedang berusia 30–65 tahun
    Dosis/Durasi:
    3 g/hari selama 10 minggu
    Temuan:
    Pemberian 3 g bubuk biji Brassica juncea per hari selama 10 minggu menurunkan LDL dan trigliserida serta meningkatkan HDL secara bermakna. Efek ini terjadi tanpa perubahan fungsi ginjal dan hati yang merugikan.
  3. Suplementasi ekstrak Brassica juncea sebagai terapi tambahan pada pasien diabetes melitus tipe 2: uji klinis acak tersamar ganda

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    68 pasien diabetes melitus tipe 2 yang sudah mendapatkan metformin
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak hidroalkohol, dibagi 2 kali sehari, selama 12 minggu
    Temuan:
    Penambahan ekstrak Brassica juncea 500 mg/hari selama 12 minggu menurunkan glukosa puasa, glukosa postprandial, dan HbA1c lebih besar daripada plasebo. Indeks resistensi insulin HOMA-IR juga membaik secara signifikan.
  4. Ekstrak Brassica juncea memperbaiki perlemakan hati non-alkoholik pada tikus yang diberi diet tinggi lemak

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    32 tikus C57BL/6 jantan yang diberi diet tinggi lemak dan fruktosa
    Dosis/Durasi:
    250 mg/kg berat badan/hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Ekstrak etanol 70% Brassica juncea dengan dosis 250 mg/kg/hari menurunkan akumulasi trigliserida hati, kadar ALT, dan ekspresi gen lipogenesis Pparg dan Srebf1. Efek tersebut berkaitan dengan aktivasi jalur AMPK.
  5. Efek neuroprotektif ekstrak Brassica juncea terhadap gangguan kognitif yang diinduksi skopolamin pada mencit

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    40 mencit ICR jantan yang dibagi dalam 5 kelompok perlakuan
    Dosis/Durasi:
    100 dan 200 mg/kg berat badan/hari per oral selama 14 hari
    Temuan:
    Ekstrak Brassica juncea meredakan stres oksidatif otak, menurunkan aktivitas asetilkolinesterase, dan meningkatkan memori pada uji Morris water maze. Efek neuroprotektif ini diduga berasal dari flavonoid dan sinigrin.
  6. Tinjauan sistematik terhadap aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan Brassica juncea dari studi in vitro dan in vivo

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    21 studi yang terdiri atas 7 studi in vitro, 10 studi in vivo, dan 4 uji klinis
    Dosis/Durasi:
    Variatif; dosis ekstrak 100–500 mg/kg pada hewan dan 1–5 g/hari pada manusia
    Temuan:
    Secara konsisten, Brassica juncea menurunkan mediator inflamasi seperti TNF-α dan IL-6 serta meningkatkan enzim antioksidan SOD dan katalase. Namun, bukti klinis pada manusia masih terbatas dan heterogen.
  7. Ekstrak glukosinolat Brassica juncea menginduksi apoptosis sel adenokarsinoma pankreas melalui jalur PI3K/Akt

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Sel Panc-1 dan MIA PaCa-2 sebagai model adenokarsinoma pankreas serta sel normal hTERT-HPNE
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 5–40 µM allyl isothiocyanate selama 24 jam
    Temuan:
    Allyl isothiocyanate dari Brassica juncea menghambat viabilitas sel dan memicu apoptosis dengan menekan fosforilasi PI3K/Akt serta meningkatkan aktivasi kaspase-9 dan kaspase-3. Sel normal tidak terpengaruh pada konsentrasi yang sama.
  8. Efek Brassica juncea terhadap enzim hati dan derajat steatosis pada pasien perlemakan hati non-alkoholik: uji klinis acak

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien perlemakan hati non-alkoholik dengan IMT >25 kg/m² tanpa diabetes
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak, 2 kali sehari, selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi ekstrak Brassica juncea 500 mg dua kali sehari selama 12 minggu menurunkan ALT, AST, dan derajat steatosis hati berdasarkan ultrasonografi dibandingkan plasebo. Kadar lipid dan HOMA-IR juga membaik.

Advertisement


Cari: