Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Tinjauan Sistematis Aktivitas Anti-Inflamasi dan Analgesik Cyperus rotundus L. beserta Komponen Aktifnya

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    35 studi praklinis (in vitro dan in vivo) yang mengevaluasi ekstrak atau senyawa aktif Cyperus rotundus
    Dosis/Durasi:
    Tidak dipooling; rentang dosis ekstrak pada studi hewan 50–500 mg/kgBB per oral, durasi 7–28 hari.
    Temuan:
    Cyperus rotundus menunjukkan aktivitas anti-inflamasi melalui penghambatan jalur NF-κB dan penurunan sitokin proinflamasi. Komponen utama α-cyperone berperan sentral dalam efek analgesik dan anti-inflamasi.
  2. Efek Ekstrak Rimpang Cyperus rotundus terhadap Dismenore Primer: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Uji Klinis Acak (RCT)
    Sampel:
    80 wanita usia 18–30 tahun dengan dismenore primer yang dibagi menjadi kelompok plasebo dan kelompok ekstrak
    Dosis/Durasi:
    Kapsul ekstrak 300 mg tiga kali sehari saat menstruasi selama 3 hari, diulang selama 3 siklus.
    Temuan:
    Skor nyeri VAS dan kebutuhan analgesik menurun secara signifikan pada kelompok ekstrak dibandingkan plasebo selama tiga siklus menstruasi. Tidak dilaporkan efek samping serius.
  3. Efek Ekstrak Etanol Rimpang Cyperus rotundus terhadap Disfungsi Endotel pada Tikus Diabetes

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi Eksperimental
    Sampel:
    30 tikus Sprague-Dawley jantan yang diinduksi diabetes dengan streptozotocin
    Dosis/Durasi:
    200 mg/kgBB per oral, sekali sehari, selama 28 hari.
    Temuan:
    Pemberian ekstrak menurunkan glukosa darah, meningkatkan ekspresi eNOS, dan mengurangi penanda stres oksidatif pada aorta. Dosis 200 mg/kgBB menunjukkan efek yang sebanding dengan metformin.
  4. Studi Neuroprotektif α-Cyperone dari Cyperus rotundus pada Model Mencit Alzheimer

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental
    Sampel:
    48 mencit C57BL/6 yang diinduksi agregasi beta-amiloid (Aβ1-42)
    Dosis/Durasi:
    20 dan 40 mg/kgBB intraperitoneal setiap hari selama 14 hari.
    Temuan:
    α-Cyperone memperbaiki defisit memori dan mengurangi beban plak beta-amiloid di hipokampus. Efek neuroprotektifnya terkait dengan aktivasi jalur Nrf2/HO-1 dan penekanan NF-κB.
  5. Uji Antimikroba Ekstrak Rimpang Cyperus rotundus terhadap Bakteri Multidrug-Resistant

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi In Vitro
    Sampel:
    10 isolat klinis bakteri multidrug-resistant meliputi MRSA dan Escherichia coli penghasil ESBL
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 31,25–500 µg/mL dalam uji mikrodilusi; durasi inkubasi 24 jam.
    Temuan:
    Ekstrak menunjukkan aktivitas bakterisidal dengan MIC 62,5–250 µg/mL terhadap isolat MDR. Kombinasi dengan siprofloksasin menghasilkan efek sinergis yang meningkatkan sensitivitas bakteri.
  6. Efek Hepatoprotektif Ekstrak Cyperus rotundus pada Tikus yang Diinduksi Kerusakan Hati Akibat Parasetamol

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental
    Sampel:
    36 tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan
    Dosis/Durasi:
    100, 200, dan 400 mg/kgBB per oral, sekali sehari selama 7 hari sebelum induksi parasetamol.
    Temuan:
    Ekstrak menurunkan aktivitas ALT/AST dan kadar malondialdehid, serta mengembalikan kadar glutation dan perbaikan histologi hati. Perlindungan terhadap nekrosis hati bersifat dosis dependen.

Advertisement


Cari: