Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh Suplementasi Morus alba terhadap Kontrol Glikemik pada Diabetes Tipe 2: Meta-Analisis Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    5 uji klinis acak dengan total 356 pasien diabetes tipe 2
    Dosis/Durasi:
    500–1500 mg/hari ekstrak daun Morus alba, selama 8–24 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Morus alba secara signifikan menurunkan glukosa darah puasa dan HbA1c dibandingkan plasebo. Efek hipoglikemik paling jelas terlihat setelah intervensi minimal 8 minggu.
  2. Efek Ekstrak Daun Morus alba pada Glukosa Postprandial pada Individu Dewasa Sehat: Uji Silang Acak, Tersamar Ganda, Terkendali Plasebo

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    32 orang dewasa sehat berusia 20–45 tahun
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak daun Morus alba dosis tunggal, dikonsumsi 30 menit sebelum beban karbohidrat
    Temuan:
    Ekstrak Morus alba menekan lonjakan glukosa postprandial setelah konsumsi makanan kaya karbohidrat. Puncak glukosa dan respons insulin berkurang secara signifikan dibandingkan plasebo.
  3. Suplementasi Ekstrak Daun Morus alba pada Pasien Diabetes Tipe 2: Uji Terkendali Acak, Tersamar Ganda

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien diabetes tipe 2 berusia 35–70 tahun
    Dosis/Durasi:
    1000 mg/hari ekstrak daun Morus alba dalam bentuk kapsul, selama 12 minggu
    Temuan:
    Pemberian ekstrak Morus alba selama 12 minggu menurunkan kadar glukosa puasa, HbA1c, dan resistensi insulin. Tidak ditemukan efek samping serius yang terkait intervensi.
  4. Efek Penurun Lipid Ekstrak Daun Morus alba pada Orang Dewasa dengan Dislipidemia: Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    74 orang dewasa dengan kolesterol LDL >130 mg/dL
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak daun Morus alba dua kali sehari (total 1000 mg/hari), selama 8 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Morus alba menurunkan LDL dan trigliserida serta meningkatkan HDL dibandingkan plasebo. Perbaikan profil lipid terjadi dalam 8 minggu tanpa perubahan berat badan yang bermakna.
  5. Efek Morus alba terhadap Profil Lipid dan Tekanan Darah: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review & Meta-Analisis
    Sampel:
    9 uji klinis acak dengan total 512 subjek
    Dosis/Durasi:
    Dosis harian bervariasi 300–1200 mg, durasi 4–24 minggu
    Temuan:
    Morus alba secara signifikan menurunkan kolesterol total, LDL, trigliserida, dan tekanan darah sistolik. Namun, heterogenitas antar studi cukup tinggi sehingga hasil perlu diinterpretasi hati-hati.
  6. Pengaruh Ekstrak Daun Morus alba terhadap Berat Badan dan Penanda Inflamasi pada Orang Dewasa dengan Berat Badan Berlebih

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    48 subjek overweight dengan IMT 25–29,9 kg/m²
    Dosis/Durasi:
    750 mg/hari ekstrak daun Morus alba, dibagi dalam 2 dosis, selama 12 minggu
    Temuan:
    Intervensi Morus alba selama 12 minggu menurunkan berat badan, lingkar pinggang, TNF-α, dan IL-6. Pada kelompok plasebo tidak dijumpai perubahan signifikan pada parameter tersebut.
  7. Efek Neuroprotektif Ekstrak Daun Morus alba pada Fungsi Kognitif Lansia: Uji Terkendali Acak

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    80 lansia tanpa demensia berusia 60–80 tahun
    Dosis/Durasi:
    1000 mg/hari ekstrak daun Morus alba, selama 16 minggu
    Temuan:
    Konsumsi rutin ekstrak Morus alba meningkatkan skor memori kerja dan fungsi eksekutif dibandingkan plasebo. Kadar malondialdehid serum juga menurun, menunjukkan pengurangan stres oksidatif.

Advertisement


Cari: