Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Insulin plant (Costus igneus Nak): tinjauan sistematis terhadap aktivitas antidiabetes dan fitokimianya

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    18 artikel yang memenuhi kriteria inklusi, mencakup studi in vitro, in vivo, dan uji klinis awal.
    Dosis/Durasi:
    Tidak ada standardisasi dosis; sebagian besar studi hewan menggunakan ekstrak daun 100–400 mg/kgBB selama 14–28 hari.
    Temuan:
    Costus igneus secara konsisten menunjukkan efek penurun glukosa darah pada model diabetes. Senyawa aktif seperti flavonoid, steroid, dan terpenoid diduga berperan dalam mekanisme antidiabetes dan antioksidan.
  2. Efek antidiabetes dan antioksidan ekstrak daun Costus igneus pada tikus diabetes yang diinduksi streptozotocin

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vivo
    Sampel:
    30 tikus Wistar jantan diabetes yang diinduksi streptozotocin, dibagi menjadi 5 kelompok.
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol daun diberikan dengan dosis 200 dan 400 mg/kgBB per oral selama 28 hari.
    Temuan:
    Pemberian ekstrak daun Costus igneus menurunkan glukosa darah puasa secara signifikan dibandingkan kontrol diabetes. Ekstrak juga memperbaiki status antioksidan dan mengurangi stres oksidatif pada jaringan pankreas.
  3. Ekstrak daun Costus igneus memperbaiki diabetes tipe 2 pada tikus melalui regenerasi sel beta pankreas

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vivo
    Sampel:
    24 tikus Sprague-Dawley jantan yang diberi diet tinggi lemak dan induksi STZ dosis rendah.
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak air daun diberikan dengan dosis 300 mg/kgBB per oral selama 21 hari.
    Temuan:
    Ekstrak daun Costus igneus memperbaiki toleransi glukosa dan meningkatkan kadar insulin serum. Perbaikan histologi pankreas menunjukkan adanya regenerasi sel beta pulau Langerhans.
  4. Penghambatan α-amilase dan α-glukosidase oleh ekstrak daun Costus igneus secara in vitro

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vitro
    Sampel:
    Ekstrak metanol, etanol, dan air daun Costus igneus diuji terhadap enzim α-amilase dan α-glukosidase.
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi uji 0,1–2,0 mg/mL; nilai IC50 dihitung untuk masing-masing ekstrak.
    Temuan:
    Ekstrak etanol daun Costus igneus menunjukkan aktivitas penghambatan α-glukosidase yang lebih kuat dibandingkan ekstrak lainnya. Aktivitas penghambatan α-amilase juga berkorelasi dengan kandungan total flavonoid.
  5. Efek perlindungan ekstrak daun Costus igneus terhadap nefropati diabetik pada tikus diabetes

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vivo
    Sampel:
    36 tikus diabetes yang diinduksi streptozotocin-nikotinamid, dengan pengukuran biomarker ginjal dan histopatologi.
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak terstandarisasi diberikan dengan dosis 250 mg/kgBB per oral setiap hari selama 42 hari.
    Temuan:
    Ekstrak daun Costus igneus menurunkan kadar kreatinin, urea, dan proteinuria pada tikus diabetes. Efek nefroprotektif diduga terjadi melalui penekanan stres oksidatif dan peradangan pada jaringan ginjal.
  6. Uji klinis acak terkontrol plasebo: efek daun Costus igneus terhadap kontrol glikemik pasien diabetes tipe 2

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial
    Sampel:
    60 pasien diabetes melitus tipe 2, usia 35–60 tahun, dibagi menjadi kelompok intervensi dan plasebo.
    Dosis/Durasi:
    Daun segar Costus igneus diberikan sebanyak 6 gram per hari dikunyah sebelum makan selama 90 hari.
    Temuan:
    Konsumsi daun Costus igneus segar selama 90 hari menurunkan HbA1c dan glukosa darah puasa secara bermakna dibandingkan plasebo. Tidak ditemukan efek samping serius selama periode penelitian.
  7. Costus igneus dan asam korosolatnya: aktivasi jalur insulin dan penyerapan glukosa pada sel otot rangka

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vitro
    Sampel:
    Kultur sel otot rangka L6 yang diberi perlakuan ekstrak Costus igneus dan asam korosolat.
    Dosis/Durasi:
    Perlakuan ekstrak dengan konsentrasi 25–200 µg/mL selama 24 jam.
    Temuan:
    Ekstrak daun Costus igneus meningkatkan penyerapan glukosa pada sel L6 melalui aktivasi jalur sinyal insulin. Asam korosolat diduga menjadi senyawa aktif utama yang mendukung efek seperti insulin.

Advertisement


Cari: