Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Ekstrak Boesenbergia rotunda dan panduratin A sebagai inhibitor SARS-CoV-2

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Sel Vero E6 yang diinfeksi SARS-CoV-2
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi ekstrak 0,1–100 µg/mL; panduratin A 0,1–50 µM; pengamatan 24–72 jam.
    Temuan:
    Ekstrak B. rotunda dan senyawa panduratin A menghambat replikasi SARS-CoV-2 secara signifikan. Panduratin A menjadi kandidat antivirus alami untuk infeksi SARS-CoV-2.
  2. Aktivitas antiinflamasi ekstrak Boesenbergia rotunda pada makrofag RAW264.7

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Sel RAW264.7 yang diinduksi lipopolisakarida (LPS)
    Dosis/Durasi:
    12,5–100 µg/mL selama 24 jam.
    Temuan:
    Ekstrak menurunkan produksi nitrit oksida dan sitokin proinflamasi TNF-α serta IL-6. Efek ini diduga melalui penghambatan jalur NF-κB.
  3. Efek antiadipogenik dan antiobesitas ekstrak Boesenbergia rotunda pada sel 3T3-L1

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Sel 3T3-L1 preadiposit yang didiferensiasi menjadi adiposit
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 5–50 µg/mL selama 6–8 hari diferensiasi.
    Temuan:
    Ekstrak menghambat akumulasi lipid dan menurunkan ekspresi gen adipogenesis seperti PPARγ dan C/EBPα. Senyawa aktif panduratin A berperan dalam efek antiobesitas.
  4. Efek osteoprotektif ekstrak Boesenbergia rotunda pada tikus model osteoporosis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    Tikus betina Sprague-Dawley yang diovariektomi (n=30)
    Dosis/Durasi:
    50 dan 100 mg/kg BB per oral setiap hari selama 8 minggu.
    Temuan:
    Ekstrak mencegah kehilangan massa tulang dan menurunkan penanda resorpsi tulang pada tikus osteoporosis. Efek protektifnya diduga melalui regulasi rasio RANKL/OPG.
  5. Aktivitas antimikroba dan anti-biofilm ekstrak Boesenbergia rotunda terhadap Streptococcus mutans

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Streptococcus mutans ATCC 25175 dan biofilm saliva
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 7,8–250 µg/mL selama 24 jam.
    Temuan:
    Ekstrak menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans dan pembentukan biofilm penyebab karies gigi. Nilai MIC yang ditemukan cukup rendah sehingga berpotensi sebagai antibakteri alami.
  6. Efek neuroprotektif ekstrak Boesenbergia rotunda pada sel hipokampus yang mengalami stres oksidatif

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Sel HT22 (sel hipokampus tikus) yang diinduksi glutamat
    Dosis/Durasi:
    Pra-perlakuan 1–50 µg/mL selama 12 jam, kemudian induksi glutamat 24 jam.
    Temuan:
    Ekstrak menurunkan kadar ROS intraseluler dan meningkatkan viabilitas sel HT22 yang terpapar glutamat. Efek neuroprotektifnya berkaitan dengan aktivasi jalur Nrf2/HO-1.
  7. Aktivitas antikanker ekstrak Boesenbergia rotunda pada sel karsinoma payudara MCF-7

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Sel MCF-7 (kanker payudara) dan sel normal MCF-10A
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 0–100 µg/mL selama 24 dan 48 jam.
    Temuan:
    Ekstrak menghambat proliferasi sel MCF-7 dan menginduksi apoptosis melalui jalur mitokondria. Sel normal MCF-10A relatif tidak terpengaruh, menunjukkan selektivitas terhadap sel kanker.

Advertisement


Cari: