Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efikasi dan keamanan obat herbal yang mengandung Ephedra sinica untuk berat badan berlebih dan obesitas: meta-analisis uji acak terkontrol

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    15 uji acak terkontrol, 1.432 partisipan dewasa dengan overweight/obesitas
    Dosis/Durasi:
    Ephedra sinica/ephedrine 32–150 mg/hari selama 8–24 minggu.
    Temuan:
    Suplemen yang mengandung Ephedra sinica dikaitkan dengan penurunan berat badan kecil namun signifikan dibandingkan plasebo. Namun, kejadian palpitasi, hipertensi, dan gejala gastrointestinal lebih sering pada kelompok ephedra.
  2. Ephedra sinica untuk asma: tinjauan sistematis bukti klinis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    18 studi klinis (2 RCT, 16 studi observasional; total 1.104 pasien asma)
    Dosis/Durasi:
    Tidak dirinci; sebagian besar studi menggunakan formulasi TCM dengan durasi 4–12 minggu.
    Temuan:
    Bukti awal menunjukkan perbaikan gejala dan fungsi paru (FEV1) setelah pemberian Ephedra sinica, tetapi kualitas bukti rendah hingga sedang. Tinjauan menekankan perlunya RCT lebih besar karena risiko efek samping simpatomimetik.
  3. Efek ekstrak Ephedra sinica pada rinitis alergi: uji klinis acak terkontrol plasebo

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien rinitis alergi sedang-berat
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak Ephedra sinica 150 mg dua kali sehari selama 8 minggu.
    Temuan:
    Skor gejala rinitis total dan kualitas hidup terkait rinokonjungtivitis membaik secara signifikan pada kelompok Ephedra sinica dibandingkan plasebo. Tidak ada perbedaan signifikan dalam efek samping yang serius.
  4. Efek anti-inflamasi polisakarida Ephedra sinica pada kolitis ulseratif yang diinduksi DSS pada tikus

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi Eksperimental (in vivo)
    Sampel:
    48 tikus C57BL/6 jantan (6 kelompok, n=8)
    Dosis/Durasi:
    Polisakarida 100, 200, atau 400 mg/kg berat badan/hari per oral selama 7 hari.
    Temuan:
    Polisakarida Ephedra sinica mengurangi skor aktivitas penyakit dan kerusakan histologis kolon. Efeknya terkait dengan penurunan TNF-α, IL-1β, dan pemulihan komposisi mikrobiota usus.
  5. Studi penambatan molekuler dan simulasi dinamika pada senyawa aktif Ephedra sinica terhadap SARS-CoV-2

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi In Silico
    Sampel:
    8 protein target (ACE2, 3CLpro, PLpro, spike RBD)
    Dosis/Durasi:
    N/A (studi in silico)
    Temuan:
    Senyawa efedrin dan pseudoefedrin menunjukkan afinitas ikatan yang baik terhadap protease utama SARS-CoV-2. Interaksi stabil dengan katalitik domain menyarankan potensi penghambatan replikasi virus secara in silico.
  6. Interaksi farmakokinetik antara Ephedra sinica dan kafein pada relawan sehat

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT Crossover
    Sampel:
    24 relawan sehat usia 20–40 tahun
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak Ephedra sinica 300 mg (mengandung ±12 mg efedrin) + kafein 200 mg dosis tunggal.
    Temuan:
    Kombinasi Ephedra sinica dan kafein secara signifikan meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah dibandingkan plasebo. Kadar plasma efedrin meningkat sekitar 35% saat diberikan bersama kafein.
  7. Kejadian kardiovaskular berbahaya terkait suplemen yang mengandung Ephedra sinica: tinjauan sistematis

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    33 laporan kasus dan studi observasional (total 129 subjek dengan kejadian kardiovaskular)
    Dosis/Durasi:
    N/A (tinjauan keamanan; rentang dosis pelapor 20–200 mg efedrin/hari, durasi 1–24 minggu)
    Temuan:
    Riwayat penggunaan Ephedra sinica dilaporkan pada kasus hipertensi berat, stroke, infark miokard, dan aritmia fatal. Dosis tinggi dan penggunaan jangka panjang merupakan faktor risiko utama.
  8. Ma Huang Tang (rebusan Ephedra sinica) untuk influenza: tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    11 uji acak terkontrol, 1.304 pasien influenza
    Dosis/Durasi:
    Rebusan sesuai proporsi klasik, 1–2 dosis per hari selama 3–7 hari (dosis total ephedrine berkisar 15–30 mg/hari).
    Temuan:
    Ma Huang Tang mengurangi durasi demam dan skor gejala mirip influenza lebih cepat dibandingkan pengobatan konvensional. Tidak ditemukan peningkatan efek samping serius yang bermakna.

Advertisement


Cari: